Bandung, sebelas12.com – Upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Yayasan Bandung Cinta Damai di Bandung, Jawa Barat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program BRI Peduli TJSL yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor, salah satunya kesehatan.
Dengan adanya armada ambulans ini, diharapkan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis darurat dapat memperoleh layanan transportasi kesehatan yang lebih cepat dan efektif.
Perkuat Mobilitas Layanan Medis
Penyerahan ambulans ini menjadi bentuk dukungan BRI terhadap peningkatan fasilitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam mempercepat proses evakuasi pasien menuju fasilitas pelayanan medis.
Ambulans yang disalurkan telah dilengkapi dengan fasilitas medis standar untuk mendukung keamanan serta kenyamanan pasien selama proses transportasi. Kehadiran kendaraan ini diharapkan dapat membantu relawan dan tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Bagi Yayasan Bandung Cinta Damai, bantuan ini juga menjadi tambahan sarana penting untuk memperluas jangkauan layanan sosial yang selama ini dijalankan, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan akses transportasi medis darurat.
Komitmen BRI Melalui Program BRI Peduli
Program BRI Peduli TJSL merupakan payung kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.
Melalui berbagai program sosial tersebut, BRI terus berupaya menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dukungan terhadap sektor kesehatan dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.
Sinergi antara perusahaan dan lembaga sosial seperti Yayasan Bandung Cinta Damai diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Kota Bandung. Dengan tersedianya fasilitas transportasi medis yang memadai, akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pun diharapkan semakin cepat, merata, dan mudah dijangkau. (*Red)












