Bandung, sebelas12.com – Wakil Wali Kota Bandung Erwin mendorong anak-anak untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Menurutnya, edukasi kesehatan gigi yang diperoleh sejak usia sekolah dapat ditularkan kepada teman, keluarga, hingga lingkungan sekitar.
Hal tersebut disampaikan Erwin saat menyaksikan Lomba Cerdas Cermat Dokter Gigi Cilik RSKGM Kota Bandung 2026 sekaligus peresmian Safari Pelangi RSKGM Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis, 10 September 2026.
Erwin mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kompetisi sejak pagi. Ia menilai anak-anak dari berbagai kecamatan tidak hanya menunjukkan kecerdasan, tetapi juga memiliki mental yang kuat, kemampuan bersosialisasi, serta semangat belajar yang tinggi.
“Saya melihat bahwa anak-anak tadi bukan hanya cerdas secara intelektual, saya lihat juga mereka kuat secara mental, tangguh secara sosial juga dan adaptif secara kultural dan punya semangat penuh yang sangat tinggi,” ujar Erwin.
Anak-anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi
Erwin menyebut seluruh peserta dari 25 kecamatan sebagai juara karena telah berani mengikuti kompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Lebih dari sekadar kompetisi, ia berharap para peserta mampu menjadi duta kecil kesehatan gigi dan mulut yang membawa kebiasaan baik ke lingkungan masing-masing.
“Kalian adalah duta-duta kecil yang kelak akan menularkan kebiasaan baik menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada teman-temannya. Tentunya juga buat keluarga serta lingkungan sekitar,” katanya.
Menurut Erwin, pengetahuan mengenai kesehatan gigi akan memberikan dampak lebih luas apabila anak-anak mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak orang-orang terdekat melakukan hal yang sama.
Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan cara yang benar, menjaga kebersihan mulut, serta memahami pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan keluarga.
Bandung Wetan Raih Juara Pertama
Lomba Cerdas Cermat Dokter Gigi Cilik RSKGM Kota Bandung 2026 menghasilkan enam pemenang. Kecamatan Bandung Wetan berhasil meraih juara pertama.
Berikut daftar lengkap pemenangnya:
- Juara 1: Kecamatan Bandung Wetan
- Juara 2: Kecamatan Sumur Bandung
- Juara 3: Kecamatan Cicendo
- Juara 4: Kecamatan Panyileukan
- Juara 5: Kecamatan Cibiru
- Juara 6: Kecamatan Cibeunying Kaler
Selain lomba cerdas cermat, kegiatan juga memberikan penghargaan bagi pemenang Lomba Yel-Yel dan Lomba Promosi Kesehatan.
Untuk Lomba Yel-Yel, Juara 1 diraih SD Islam Al Azhar 62 Summarecon, Juara 2 SD Negeri 172 Andir Kidul, dan Juara 3 SD Negeri 175 Tanjakan.
Sementara Lomba Promosi Kesehatan menempatkan MI Negeri 2 Kota Bandung sebagai Juara 1, disusul SD Islam Mutiara Hati sebagai Juara 2 dan SD Negeri 089 Babakan Ciparay sebagai Juara 3.
Edukasi Kesehatan Gigi Perlu Dilakukan Berkelanjutan
Erwin berharap kegiatan edukasi dan kompetisi kesehatan gigi seperti ini dapat digelar secara rutin setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memotivasi pelajar agar tidak hanya memahami teori tentang kesehatan gigi, tetapi juga menerapkannya.
“Mudah-mudahan acara ini bisa dilaksanakan setiap tahun untuk memotivasi para pelajar ini bagaimana mereka betul-betul mengimplementasikan bagaimana cara merawat gigi yang benar,” ujarnya.
Ia juga berharap pengetahuan yang diperoleh anak-anak dapat diteruskan kepada adik, teman, maupun orang tua. Dengan demikian, edukasi kesehatan gigi tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif di dalam keluarga.
Erwin menilai pembiasaan sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan gigi dan mulut. Anak-anak pun dapat mengambil peran sebagai pengingat sekaligus contoh bagi lingkungan terdekatnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Bandung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan tentang kesehatan gigi, tetapi juga mampu menjadi penggerak kebiasaan hidup sehat di keluarga dan lingkungan. (*Red)











