Ekbis  

Edukasi Keuangan Menyasar 81 Sekolah, bank bjb Perkuat Kebiasaan Menabung Sejak Dini

Edukasi Keuangan Menyasar 81 Sekolah, bank bjb Perkuat Kebiasaan Menabung Sejak Dini

Bandung, sebelas12.com – Upaya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah terus diperkuat bank bjb. Tidak sekadar mendorong masyarakat untuk memiliki rekening, bank bjb memperluas edukasi agar pelajar memahami cara mengelola uang, menabung, mengenal layanan perbankan, hingga mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan yang dilaksanakan secara serentak di 81 sekolah di berbagai wilayah Indonesia pada rangkaian Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.

Program tersebut menjadi salah satu bukti keseriusan bank bjb dalam menjadikan pelajar sebagai bagian penting dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional.

Dari Sekolah, bank bjb Bangun Fondasi Finansial Generasi Muda

Salah satu kegiatan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung–Soreang pada 26 Agustus 2026. Sebanyak 608 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan mengikuti edukasi mengenai literasi keuangan dan perbankan.

Kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi. bank bjb juga menghadirkan sesi tanya jawab serta melepas mobil edukasi dan layanan perbankan untuk memperluas jangkauan layanan keuangan.

Mobil layanan tersebut kemudian bergerak menuju SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang guna memberikan edukasi keuangan kepada para siswa.

Langkah serupa dilakukan di SRT 1 Kabupaten Sumedang dengan melibatkan 150 siswa dan guru. Di sekolah tersebut, edukasi mencakup pentingnya menabung sejak dini, pengelolaan keuangan serta pengenalan produk dan layanan perbankan.

Momentum tersebut sekaligus ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara bank bjb dan SRT 1 Sumedang terkait pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).

PKS ditandatangani Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang Cece Enjang Kartiwa, S.Pd., M.M. dan Pemimpin Kantor Cabang Sumedang bank bjb Asep Gunawan.

Tak Hanya Menabung, Pelajar Didorong Cakap Mengelola Uang

Pendekatan edukasi yang dilakukan bank bjb menunjukkan bahwa inklusi keuangan tidak cukup hanya dengan membuka akses terhadap produk perbankan.

Pelajar juga perlu dibekali pemahaman agar mampu menggunakan layanan keuangan secara tepat. Kebiasaan sederhana seperti menyisihkan uang, menentukan kebutuhan dan keinginan, serta memahami manfaat menabung menjadi fondasi penting bagi kecakapan finansial di masa depan.

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan, literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Edukasi Keuangan Menyasar 81 Sekolah, bank bjb Perkuat Kebiasaan Menabung Sejak Dini2“Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah,” ujar Ayi.

Komitmen tersebut sejalan dengan tema Hari Indonesia Menabung 2026, yakni “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.

Melalui tema tersebut, edukasi keuangan ditempatkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang semakin memahami manfaat layanan keuangan formal.

Dua Penghargaan OJK Jadi Penguat Komitmen

Konsistensi bank bjb dalam menjalankan edukasi keuangan di lingkungan pendidikan mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026), bank bjb menerima dua penghargaan.

Penghargaan tersebut yakni kategori Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta penghargaan terkait Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.

Penghargaan itu memperkuat posisi edukasi keuangan berbasis sekolah sebagai salah satu strategi bank bjb untuk memperluas literasi sekaligus inklusi keuangan.

Bagi bank bjb, apresiasi tersebut bukan menjadi tujuan akhir. Penghargaan justru menjadi dorongan untuk memperluas cakupan program dan meningkatkan kualitas edukasi agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui pendekatan yang dimulai dari sekolah, bank bjb berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kebiasaan menabung, memahami pengelolaan keuangan dan mampu mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab.

Dengan semangat “Menabung Hari Ini, Masa Depan Lebih Baik”, edukasi keuangan pun diarahkan bukan hanya untuk membentuk nasabah sejak dini, tetapi juga membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Tentang bank bjb

Informasi lebih lanjut mengenai bank bjb dapat diperoleh melalui website resmi bank bjb www.bankbjb.co.id, kanal media sosial resmi bank bjb, serta layanan bjb Call 14049. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (*Red)