Ekbis  

bank bjb Catat Aset Rp221,4 Triliun di 2025, Tahan Guncangan Ekonomi dan Percepat Digitalisasi

bank bjb Catat Aset Rp221,4 Triliun di 2025, Tahan Guncangan Ekonomi dan Percepat Digitalisasi

Bandung, sebelas12.com – bank bjb membukukan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan total aset menembus Rp221,4 triliun. Capaian ini menunjukkan ketahanan perseroan di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika domestik yang masih penuh tantangan.

Di tengah kondisi tersebut, stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga, didukung kebijakan fiskal dan moneter akomodatif, termasuk penyesuaian suku bunga oleh Bank Indonesia yang mulai membuka ruang pemulihan intermediasi perbankan.

Kredit Konsumer Jadi Penopang, Laba Tembus Rp1,15 Triliun

Penyaluran kredit dan pembiayaan bank bjb secara konsolidasi mencapai Rp140,7 triliun. Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar masih berasal dari segmen konsumer pada bank only dengan outstanding sebesar Rp74,8 triliun.

Segmen ini tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan dengan kualitas aset yang terjaga, ditandai tingkat kredit bermasalah (NPL) yang rendah serta margin yang stabil. Potensi ekspansi juga masih terbuka lebar, terutama dari pertumbuhan basis nasabah payroll, termasuk pegawai P3K di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Secara keseluruhan, bank bjb mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,15 triliun. Kinerja ini didorong oleh pengelolaan portofolio yang selektif serta ekspansi terukur pada segmen korporasi dan komersial yang berbasis ekosistem daerah.

Digitalisasi dan Sinergi Grup Jadi Motor Pertumbuhan

Transformasi digital menjadi salah satu fokus utama perseroan, salah satunya melalui pengembangan platform KGB Pisan yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Platform ini memungkinkan pengajuan kredit secara end-to-end digital bagi nasabah payroll, sehingga meningkatkan efisiensi dan skalabilitas bisnis.

Selain itu, bank bjb juga memperkuat sinergi dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). Kontribusi anak perusahaan terhadap total aset grup mencapai Rp42,8 triliun atau sekitar 18 persen dari total aset konsolidasi.

Ke depan, strategi kolaborasi antar entitas dalam grup akan terus dioptimalkan melalui skema sharing fee dan integrasi produk, guna meningkatkan profitabilitas sekaligus memperkuat daya saing di industri perbankan.

Dengan fondasi kinerja yang solid dan strategi transformasi yang berkelanjutan, bank bjb optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis. (*Red)