Bandung, sebelas12.com – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan menjadi salah satu isu utama yang mengemuka dalam bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Salah satu kandidat, Tantan Sulthon Bukhawan, membawa gagasan penyediaan 1.000 kuota Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis bagi anggota PWI.
Program tersebut disampaikan Tantan saat mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Jawa Barat di Sekretariat PWI Jabar, Jalan Wartawan II, Kota Bandung, Jumat 31 Juli 2026.
Menurut Tantan, peningkatan kompetensi wartawan harus menjadi prioritas organisasi di tengah perubahan besar industri media yang dipengaruhi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia. Mudah-mudahan panitia dapat melaksanakan proses ini secara objektif,” ujar Tantan usai menyerahkan berkas pendaftaran.
Program 1.000 UKW Gratis Jadi Prioritas
Selain menawarkan program 1.000 UKW gratis, Tantan mengusung visi “PWI Jabar Istimewa” yang berfokus pada penguatan kapasitas wartawan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia menilai organisasi profesi perlu menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri media saat ini, mulai dari pemanfaatan AI dalam kerja jurnalistik, produksi konten multimedia, hingga pengembangan podcast.
Sebagai bagian dari program tersebut, Tantan berencana mengembangkan PWI Creative Hub, sebuah ruang kolaborasi yang difungsikan sebagai pusat pelatihan, kreativitas, dan pengembangan kompetensi anggota.
Tak hanya aspek profesional, ia juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi wartawan. Karena itu, salah satu agenda yang diusung adalah memperluas kepesertaan anggota dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan bagi jurnalis saat menjalankan tugas.
Tekankan Persatuan dalam Kontestasi PWI Jabar
Di sisi lain, Tantan menegaskan kontestasi pemilihan Ketua PWI Jabar seharusnya menjadi ruang adu gagasan, bukan ajang perpecahan antaranggota.
Ia mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan kandidat lainnya, Andy, sebagai bentuk komitmen menjaga soliditas organisasi, siapa pun yang nantinya terpilih memimpin.
“Saya sudah punya komitmen dengan Pak Andy. Kalau saya ditakdirkan menang, Pak Andy akan mendukung saya. Begitu juga jika Pak Andy yang ditakdirkan menjadi Ketua PWI, saya akan sepenuh hati mendukung beliau,” katanya.
Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Bandung. Selain memilih Ketua PWI Jawa Barat periode berikutnya, forum tersebut juga akan menentukan Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat untuk masa bakti lima tahun mendatang. (*Red)











