Bandung, sebelas12.com – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Edwin Senjaya, mendorong petugas kesehatan untuk lebih aktif mendatangi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya warga yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat sakit maupun kondisi tertentu.
Pesan tersebut disampaikan Edwin Senjaya saat menghadiri Lokakarya Mini Tribulanan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Bandung Kidul, Jumat 22 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus hadir secara langsung di tengah masyarakat dan tidak hanya menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang responsif dan proaktif menjadi salah satu kunci untuk memastikan seluruh warga Kota Bandung mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara optimal.
Pelayanan Kesehatan Harus Menjangkau Warga yang Membutuhkan
Dalam sambutannya, Edwin menegaskan komitmennya agar tidak ada warga Kota Bandung yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan, terutama mereka yang sedang sakit dan memiliki keterbatasan untuk mengakses fasilitas kesehatan secara mandiri.
Karena itu, ia mengajak tenaga kesehatan di lapangan untuk memperkuat pendekatan pelayanan berbasis kunjungan langsung ke masyarakat atau sistem jemput bola.
“Saya berharap peran petugas kesehatan itu bukan menunggu bola, tapi jemput bola. Pelayanan kesehatannya yang mendatangkan ke sana, petugas kesehatannya yang datang bersama-sama untuk melihat kondisi warga yang sakit,” ujar Edwin.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mempercepat penanganan warga yang membutuhkan bantuan medis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kewilayahan.
Langsung Kunjungi Warga Penderita Kanker Usus
Komitmen tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk imbauan. Setelah kegiatan berlangsung, Edwin Senjaya bersama aparat kewilayahan langsung mengunjungi seorang warga di Kelurahan Mengger RW 03 yang tengah berjuang melawan kanker usus.
Warga tersebut diketahui telah lama terbaring di tempat tidur akibat kondisi kesehatannya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan pelayanan kesehatannya dapat terpenuhi.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama mereka yang mengalami penyakit kronis dan membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
Bantuan Sarana Olahraga untuk Warga Bandung Kidul
Selain menyoroti pelayanan kesehatan, Edwin juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa meja tenis meja kepada sejumlah RW di wilayah Kecamatan Bandung Kidul.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga yang mudah diakses oleh warga.
Menurutnya, kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh layanan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan hidup sehat yang dibangun sejak lingkungan terkecil.
“Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Karena itu fasilitas yang mendukung aktivitas warga juga perlu terus diperhatikan,” katanya.
Aspirasi Warga Direalisasikan Melalui Bantuan Seragam Majelis Taklim
Pada kesempatan yang sama, Edwin Senjaya juga menyerahkan bantuan seragam kepada sejumlah kelompok ibu-ibu majelis taklim di Kecamatan Bandung Kidul.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui berbagai kegiatan reses dan pertemuan dengan warga.
Menurut Edwin, perhatian terhadap kegiatan sosial dan keagamaan merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di lingkungan kewilayahan.
Perkuat Sinergi Pelayanan Publik
Melalui kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan tersebut, Edwin berharap sinergi antara unsur legislatif, pemerintah kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Ia menilai kolaborasi berbagai pihak sangat penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan warga secara langsung.
Dengan pendekatan jemput bola dalam pelayanan kesehatan serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, ia berharap kualitas hidup masyarakat Kota Bandung dapat terus meningkat. (*Red)











