Pemkot Bandung Kucurkan Rp36,35 Miliar untuk Siswa RMP, Perkuat Akses Pendidikan

Pemkot Bandung Kucurkan Rp36,35 Miliar untuk Siswa RMP, Perkuat Akses Pendidikan

Bandung, sebelas12.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp36,35 miliar untuk program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) bagi siswa SD dan SMP swasta. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada hampir 2.000 mahasiswa dengan total anggaran sekitar Rp6,87 miliar.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh Muhammad Farhan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Senin 4 Mei 2026.

Anggaran Pendidikan Diminta Dikawal Bersama

Dalam kesempatan itu, Farhan secara terbuka meminta DPRD dan media untuk ikut mengawal realisasi anggaran agar tepat sasaran dan tepat waktu.

“Catat janji kami. Pastikan ini terealisasi tepat waktu,” tegasnya di hadapan peserta upacara yang dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, guru, hingga pelajar.

Lima Strategi Pendidikan, dari Digitalisasi hingga STEM

Farhan memaparkan lima arah kebijakan strategis pendidikan di Kota Bandung. Program tersebut mencakup digitalisasi sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, serta penguatan literasi dan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika).

Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis deep learning juga akan dikombinasikan dengan pendidikan karakter melalui pembiasaan positif seperti kegiatan pagi ceria, pramuka, serta penguatan nilai kepemimpinan siswa.

Dorong Pendidikan Inklusif di Kota Bandung

Pemkot Bandung juga mulai merintis pendidikan inklusif dengan membuka akses bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah.

“Bandung akan mulai merintis sekolah inklusif. Ini bukan hal mudah, tapi harus kita lakukan,” ujar Farhan.

Soroti Kesehatan Mental Pelajar

Di tengah berbagai program pendidikan, Farhan menyoroti isu kesehatan mental pelajar yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan puluhan ribu siswa di Kota Bandung mengalami masalah mental, mulai dari stres hingga depresi berat.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung akan memperkuat peran guru bimbingan konseling (BK) melalui pelatihan intensif serta kolaborasi dengan tenaga psikolog.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada akademik, tapi juga kondisi mental anak-anak kita,” katanya.

Perkuat Pendidikan Karakter dan Disiplin

Selain itu, pendidikan karakter akan diperkuat melalui kerja sama dengan TNI dan Polri dalam memberikan pelatihan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan kepada siswa.

Di akhir sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka, sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar.

“Kepada anak-anakku, tetaplah semangat. Hari ini menentukan masa depan,” pesannya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus menciptakan generasi yang unggul secara akademik dan mental. (*Red)