124 ASN Kota Bandung Purna Tugas, Farhan: Pengabdian yang Tulus Adalah Warisan untuk Kota

124 ASN Kota Bandung Purna Tugas, Farhan Pengabdian yang Tulus Adalah Warisan untuk Kota

Bandung, sebelas12.com – Sebanyak 124 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung resmi memasuki masa purna tugas pada periode Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Mei hingga 1 Juni 2026. Momentum tersebut menjadi ajang penghormatan atas puluhan tahun dedikasi para pegawai yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bandung.

Pelepasan ASN purna tugas berlangsung dalam Apel Pagi di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 25 Mei 2026, yang juga dirangkaikan dengan penyerahan petikan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat bagi ASN periode Mei hingga Juni 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang memasuki masa pensiun. Menurutnya, perjalanan panjang yang telah ditempuh para ASN bukan sekadar catatan masa kerja, melainkan bagian dari sejarah pembangunan Kota Bandung.

“Hari ini kita melepas para PNS yang telah mencapai batas usia pensiun. Sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas luar biasa selama masa kerja di Pemerintah Kota Bandung,” ujar Farhan.

Ribuan Jam Pengabdian untuk Kota Bandung

Sebanyak 124 ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai jenjang dan bidang pekerjaan. Mulai dari pejabat administrator, pengawas, pelaksana, hingga jabatan fungsional seperti guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Farhan menilai, angka tersebut merepresentasikan ribuan jam kerja, pengalaman, serta kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Bandung selama puluhan tahun.

Ia bahkan menyebut pengabdian para ASN sebagai bentuk ibadah yang telah ditunaikan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rasa hormat dan terima kasih sebesar-besarnya atas tenaga, pikiran, waktu, dan pengabdian yang telah diberikan,” katanya.

Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa masa pensiun tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari kontribusi seseorang kepada masyarakat. Justru pengalaman panjang yang dimiliki para ASN senior dapat menjadi modal sosial yang berharga untuk terus berkarya dan memberikan manfaat di lingkungan sekitar.

Menurutnya, para ASN yang telah menyelesaikan tugas kedinasan masih memiliki peran penting sebagai sumber pengetahuan, teladan, dan inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Masa purna tugas bukanlah akhir. Pengalaman dan kebijakan yang dimiliki menjadi bekal untuk pengabdian di tahap berikutnya,” ujarnya.

Kenaikan Pangkat Harus Diiringi Integritas

Selain melepas ASN yang memasuki masa purna tugas, Pemkot Bandung juga menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada sejumlah pegawai.

Farhan mengingatkan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi merupakan bentuk kepercayaan institusi yang harus dijaga melalui kinerja dan integritas.

“Kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan. Integritas adalah wajah kita. Semakin baik integritas, semakin baik pula wajah kita di mata masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN Kota Bandung untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan profesionalisme, kecepatan, serta kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“ASN Kota Bandung harus mampu menjadi pelayan publik yang profesional sekaligus humanis,” katanya.

Sejumlah Pejabat yang Memasuki Masa Pensiun

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pejabat yang memasuki masa purna tugas turut mendapatkan penghormatan atas pengabdiannya, di antaranya:

  • Yogiarto Yoharim, Camat Bandung Kulon dengan masa kerja 36 tahun 2 bulan.
  • Yayu Rahayu, Auditor Ahli Madya Inspektorat dengan masa kerja 31 tahun 2 bulan.
  • Suherman, Guru Ahli Madya SMPN 3 Bandung dengan masa kerja 37 tahun 2 bulan.
  • Susi Darsiti, Kepala Bidang Diseminasi Diskominfo Kota Bandung dengan masa kerja 38 tahun 3 bulan.
  • Asep Mulyana, Kepala Sekolah SMPN 4 Bandung dengan masa kerja 28 tahun 4 bulan.

Pelepasan para ASN tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi panjang yang telah mereka berikan dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan Kota Bandung selama puluhan tahun. (*Red)