Bandung, sebelas12.com – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Toni Wijaya, mendorong Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Batununggal Periode 2026–2029 untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah melalui pemberdayaan generasi muda, penguatan kolaborasi, dan penciptaan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Toni Wijaya saat menghadiri Pelantikan, Seminar Kepemudaan, dan Orientasi Pengurus PK KNPI Batununggal yang digelar di Auditorium Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa 2 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD KNPI Kota Bandung, Bena Aji Satria, serta sejumlah anggota DPRD Kota Bandung dan unsur pemerintahan Kecamatan Batununggal.
KNPI Diminta Jadi Wadah Pengabdian Pemuda
Dalam sambutannya, Toni Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kepengurusan KNPI bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam membangun karakter, memperkuat persatuan, dan mengembangkan potensi generasi muda sebagai aset pembangunan daerah.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial organisasi. Amanah yang diterima hari ini harus menjadi ruang pengabdian untuk menggerakkan potensi generasi muda dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh proses organisasi yang telah dilalui hingga terlaksananya pelantikan dan orientasi kepengurusan baru.
Pemuda Harus Menjadi Penggerak Perubahan
Toni menilai Kecamatan Batununggal memiliki posisi strategis dalam pembangunan Kota Bandung. Selain dikenal sebagai kawasan dengan aktivitas ekonomi yang berkembang, wilayah tersebut juga memiliki potensi besar dari kreativitas dan energi generasi mudanya.
Karena itu, ia mengingatkan agar pemuda tidak hanya menjadi penonton di tengah berbagai perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berlangsung.
“Pemuda Batununggal tidak boleh hanya menjadi penonton dari berbagai perubahan yang terjadi. Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan inovasi, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan pemuda menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di tingkat kewilayahan.
Berperan dalam Menyelesaikan Persoalan Kewilayahan
Dalam kesempatan tersebut, Toni Wijaya menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan di wilayah Batununggal, mulai dari pengelolaan sampah, ketertiban lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan UMKM kreatif.
Ia menilai berbagai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
KNPI, menurutnya, memiliki posisi strategis karena menjadi wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan yang dapat berkontribusi melalui ide, inovasi, dan aksi nyata di lapangan.
Tiga Pesan untuk Pengurus KNPI Batununggal
Pada pelantikan tersebut, Toni Wijaya menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus baru KNPI Batununggal.
1. Perkuat Kolaborasi dan Sinergi
Toni menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, komunitas, tokoh masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta.
Menurutnya, KNPI harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan berbagai potensi pemuda untuk kepentingan pembangunan wilayah.
“Semakin kuat kolaborasi yang dibangun, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. KNPI harus hadir sebagai jembatan yang menyatukan seluruh potensi kepemudaan,” tuturnya.
2. Hadirkan Program yang Berdampak Nyata
Pesan kedua adalah pentingnya menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia berharap KNPI tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program pemberdayaan, pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, hingga kegiatan sosial yang menjawab kebutuhan warga.
3. Menjadi Mitra Kritis dan Solutif
Toni juga mendorong KNPI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan DPRD Kota Bandung.
Menurutnya, generasi muda harus berani menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan daerah, namun kritik tersebut perlu disertai solusi yang konstruktif dan dapat diterapkan.
“Pemuda harus menjadi bagian dari penyelesaian masalah. Kritik yang baik adalah kritik yang mampu menghadirkan gagasan dan solusi bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
DPRD Siap Dukung Pengembangan Potensi Pemuda
Sebagai unsur pimpinan DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya menegaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi generasi muda.
Ia berharap kepengurusan baru KNPI Batununggal mampu menjadi motor penggerak pembangunan, menciptakan ruang produktif bagi pemuda, serta memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan Kota Bandung.
Dengan kolaborasi yang kuat dan program yang tepat sasaran, KNPI Batununggal diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Bandung. (*Red)











