Bandung, sebelas12.com – Semangat kemerdekaan diharapkan menjadi energi bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan Kota Bandung. Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam rangka mendengarkan dan menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat 14 Agustus 2026.
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung itu dihadiri Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, pimpinan perangkat daerah, unsur kewilayahan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung.
Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ruang untuk menyimak arah kebijakan nasional dan memperkuat sinkronisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengatakan, makna kemerdekaan harus terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan bangsa asing, tetapi juga kemampuan untuk berdiri mandiri dan terbebas dari berbagai persoalan sosial.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras dan bersatu lebih erat,” ujarnya.
Asep menyebut, Kota Bandung masih menghadapi sejumlah tantangan yang membutuhkan kerja bersama. Persoalan tersebut antara lain kemacetan, pengelolaan lingkungan hidup, kesenjangan ekonomi, hingga meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Namun, berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan optimisme. Justru, semangat kemerdekaan harus menjadi modal sosial untuk memperkuat gotong royong dan mempercepat pembangunan.
“Jadikan momen kemerdekaan ini untuk berbuat lebih baik, berdisiplin, saling menghargai dan bergotong royong di dalam membangun Kota Bandung yang nyaman, sejahtera, dan berkelas dunia,” katanya.
Generasi Muda Diminta Terus Berinovasi
Asep juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda Kota Bandung. Menurutnya, anak muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan kota dan bangsa.
Ia mengajak generasi muda untuk tidak berhenti belajar, berinovasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kepada generasi muda, tunas bangsa di Kota Bandung, teruslah belajar, berinovasi, dan berbuat yang terbaik bagi bangsa kita. Jangan pernah lelah untuk membangun negeri,” katanya.
Menurut Asep, pembangunan Kota Bandung membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga karakter, kreativitas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Kemajuan Harus Diikuti Penyelesaian Tantangan
Dalam kesempatan tersebut, Asep mengatakan berbagai kemajuan telah diraih Kota Bandung, khususnya dalam bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Meski demikian, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang masih dihadapi masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata dan kolaborasi.
“Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.
Simak Pidato Kenegaraan Presiden
Usai pembukaan rapat paripurna, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Wakil Wali Kota Erwin, Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, pimpinan perangkat daerah, unsur kewilayahan, dan Forkopimda Kota Bandung menyimak pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia.
Pidato tersebut disaksikan bersama melalui layar yang telah disediakan di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung.
Peringatan kemerdekaan tahun ini pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pembangunan. Semangat persatuan, gotong royong, inovasi, dan kerja nyata diharapkan menjadi kekuatan Kota Bandung untuk terus bergerak menuju kota yang nyaman, sejahtera, dan berdaya saing. (*Red)











