Bandung, sebelas12.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Konferensi Provinsi (Konprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026. Agenda lima tahunan yang menjadi forum tertinggi organisasi wartawan di tingkat provinsi itu diproyeksikan dihadiri sekitar 1.500 hingga 2.000 anggota PWI dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran PWI Jawa Barat dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Pendopo Kota Bandung, Rabu 10 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Konprov yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot Bandung siap berkolaborasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi perkembangan dunia jurnalistik di Jawa Barat.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah berdiskusi mengenai persiapan Kota Bandung untuk menjadi tuan rumah Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat. Rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus,” ujar Farhan.
Menurutnya, pelaksanaan Konprov bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas ekosistem media serta mendorong peningkatan profesionalisme insan pers.
Konprov Jadi Penentu Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri A., menjelaskan Konprov merupakan agenda strategis yang akan menentukan arah organisasi dalam lima tahun mendatang.
Selain menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, Konprov juga akan membahas program kerja organisasi serta memilih Ketua PWI Jawa Barat periode berikutnya.
“Ini adalah hajatan lima tahun sekali. Agenda utamanya memilih ketua, menyusun program kerja, dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Kami merancang pelaksanaannya pada 12–13 Agustus 2026 dan diperkirakan dihadiri sekitar 1.500 hingga 2.000 anggota PWI se-Jawa Barat,” kata Ahmad Syukri.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bandung yang sejak awal menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Konprov di Kota Kembang.
Menurut Ahmad Syukri, kehadiran ribuan wartawan dari berbagai daerah juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, pariwisata, serta pengembangan kualitas jurnalistik di Jawa Barat.
Sinergi Pemerintah dan Media Diperkuat
Ketua Panitia Konprov PWI Jawa Barat 2026, Roberto Purba, menilai dukungan Pemkot Bandung mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan komunitas media.
Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menciptakan ruang informasi yang sehat sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui jurnalisme yang berkualitas.
“Ini menjadi bukti bahwa hubungan antara industri media dan Pemerintah Kota Bandung terjalin sangat baik. Apa pun yang kita lakukan pada akhirnya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Roberto.
Ia menambahkan, secara organisasi maupun administratif, persiapan pelaksanaan Konprov PWI Jawa Barat 2026 berjalan sesuai rencana. Saat ini tercatat sekitar 900 anggota PWI Jawa Barat memiliki hak pilih dalam proses pemilihan ketua yang akan menjadi agenda utama konferensi.
UKW Digelar Sebelum Konprov
Menjelang pelaksanaan Konprov, PWI Jawa Barat juga akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 24–25 Juni 2026 di Kota Bandung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis.
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, menyatakan pihaknya siap mendukung kesuksesan Konprov sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memperkaya wawasan dan literasi jurnalistik.
“Dengan Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konprov PWI Jabar, tentunya kami juga akan mencoba menghadirkan pengemasan acara yang dapat memperkaya literasi kejurnalistikan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi insan pers,” kata Ihsan.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung dan seluruh elemen organisasi, Konprov PWI Jabar 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan strategis untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan daerah dan demokrasi di Jawa Barat. (*Red)











