Bandung, Sebelas12 – Arus lalu lintas kendaraan pada masa mudik lebaran tahun ini disinyalir berjalan lancar. Khususnya untuk arus kendaraan yang menuju wilayah Timur, baik Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
Demikian disampaikan Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, pasalnya selama ini pihaknya terus melakukan pemantauan arus mudik lebaran. Baik melalui laporan para anggota dewan maupun informasi lainnya.
“Kita terus lakukan pemantauan, sebelumnya pun kita sudah himbau para anggota dewan untuk aktif memberikan informasi terkait arus mudik. Sehingga bila ada kendala yang terjadi di lapangan dilaporkan dan diselesaikan secepatnya,” terang Ineu kepada wartawan, Senin (11/6/2018).
Menurutnya saat ini arus mudik kendaraan ke wilayah timur memang cukup padat dan terjadi pergerakan, namun demikian kondisinya relatif lancar.
“Arus kendaraan memang cukup padat tapi terbilang lancar. Bahkan alhamdulillaah yang pergi ke Jawa Tengah dan Jawa timur itu lancar karena jalan tol sudah bisa difungsikan, penjagaan sampai Pemalang, Batang sampai Semarang. Itu sangat cepat, Bandung-Pemalang bisa 4 jam, Pemalang-Semarang bisa 2 jam. Artinya arus mudik yang biasa macet jadi lancar. Kemudian yang Semarang-Solo dan ke Jawa Timur juga lancar,” jelasnya.
Arus lalu lintas masih terkendali, lanjutnya apalagi dengan kehadiran beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan oleh para pemudik.
“Bahkan pemerintah pusat pun melaunhcing jalur selatan, itu cukup membuka alternatif jalan sehingga arus kendaraan pun lancar. Kita harapkan arus mudik tahun ini bisa cukup lancar sampai arus balik nanti,” katanya.
Ditambahkan Ineu, selain karena adanya jalur alternatif, libur ASN yang dilakukan sejak dini pun cukup efektif memperlancar arus mudik.
“Liburan hari raya saat ini kan cukup panjang, banyak warga masyarakat yang mudik duluan sehingga mudiknya tidak bersamaan. Kalau tahun lalu kan mepet, jadi 3 hari bersamaan, kalau sekarang sejak tgl 10 sudah ada pergerakan. Saat ini lancar lancar saja, ga ada kemacetan yang berarti,” katanya.
Terkait itu lanjut Ineu, pihaknya pun akan terus melakukan pemantauan kondisi arus lalu lintas dilapangan dan berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan instansi terkait lainnya. “Tentunya kita akan terus pantau pergerakan arus kendaraan selama mudik lebaran,” pungkasnya. (*Red)












