Bandung, Sebelas12 – Kalangan para wakil rakyat mengaku belum mengetahui sosok Penjabat (Pj) Gubernur Jabar. Sosok tersebut bakal mengisi sementara waktu kekosongan jabatan Gubernur Jabar.
Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari kepada wartawan di Bandung, Selasa (5/6/2018).
Seperti diketahui, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) akan habis masa jabatannya pada 13 Juni mendatang. Untuk itu, agar tidak terjadi kekosongan, Pemerintah Pusat akan menunjuk Pj Gubernur hingga Gubernur definitif dilantik.
“Seminggu lagi yah. Saya juga belum (dapat) bocoran siapa yang akan menempati posisi Jabar satu tersebut,” kata Ineu.
Meski demikian, Ineu menginginkan Pj nanti dapat melanjutkan kerjasama yang selama ini dibangun dengan baik oleh Aher. Pasalnya, dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, pemerintah daerah itu bukan hanya eksekutif, tetapi juga legislatif.
“Siapapun yang penting bisa bekerjasama. Artinya transisi tugas-tugas pemerintahan daerah Jabar tetap bisa berjalan sesuai dengan agenda, jadwal dan rencana kerja yang sudah direncanakan pada waktu lalu,” tuturnya.
Ditambahkan Ineu, siapapun pada akhirnya sosok yang akan ditunjuk dan ditempatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), baginya hal itu tak akan menjadi soal.
“Kepentingannya bukan kepentingan dewan, bukan kepentingan pemerintah daerah, tapi kepentingannya bagaimana Jabar terus bisa berjalan,” pungkas Ineu. (*Red)












