BAZNAS Jawa Barat dan ANGKASA Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masjid di Bandung Barat

BAZNAS Jawa Barat dan ANGKASA Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masjid di Bandung Barat

Bandung Barat, sebelas12.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Barat bersama ANGKASA Malaysia resmi memperkuat pemberdayaan ekonomi masjid melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), penyerahan dana infaq, serta donasi kemanusiaan di Masjid Besar Ash-Sholihin, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (8/2/2026).

Kerja sama internasional ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana dan persoalan ekonomi, termasuk maraknya pinjaman online dan rentenir.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Ash-Sholihin, Dr. Ramin Zaenal Muttaqin, M.Ag., menegaskan bahwa koperasi masjid sangat dibutuhkan masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat. Kami berharap koperasi masjid ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang masih terdampak pinjaman online dan rentenir,” ujarnya.

Program pemberdayaan ekonomi masjid ini diharapkan mampu membuka akses permodalan berbasis syariah serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik ekonomi nonformal yang merugikan.

Presiden ANGKASA Malaysia, Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, menyampaikan bahwa penguatan koperasi masjid merupakan upaya menghidupkan kembali fungsi masjid seperti pada masa Rasulullah SAW.

“Masjid pada masa Rasulullah bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat kehidupan umat, termasuk ekonomi. Melalui koperasi masjid, kami ingin masjid menjadi lebih berfungsi, hidup, dan mampu menyatukan masyarakat,” ungkapnya.

Penyerahan Dana Infaq dan Donasi Bencana Bandung Barat

Dalam kegiatan tersebut, ANGKASA Malaysia menyerahkan dana infaq sebesar USD 3.000 atau sekitar Rp50 juta untuk mendukung operasional Koperasi Masjid Ash-Sholihin.

Selain itu, ANGKASA bersama BAZNAS Jawa Barat juga menyalurkan bantuan donasi untuk penanganan bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat dengan total nilai RM 13.810 (Ringgit Malaysia) dan Rp5.400.000. Bantuan tersebut disalurkan melalui BAZNAS guna mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.

Kolaborasi antara BAZNAS Jawa Barat, BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bandung Barat, dan ANGKASA Malaysia ini menjadi bentuk nyata sinergi zakat dan koperasi dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat.

Program pemberdayaan ekonomi masjid ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Andi Komarudin, pedagang bakso ikan keliling di wilayah Cisarua, mengaku terbantu dengan adanya koperasi masjid.

“Saya tidak punya modal sebelumnya, tapi alhamdulillah melalui koperasi masjid ini saya mendapat bantuan. Terima kasih kepada ANGKASA Malaysia dan BAZNAS yang sudah membantu dan memperhatikan masyarakat seperti kami,” ujarnya.

Kehadiran koperasi masjid menjadi alternatif solusi ekonomi berbasis komunitas yang adil dan berkelanjutan.

Masjid sebagai Pusat Peradaban dan Pemberdayaan

Pimpinan Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dra. Ruri Badariyah Ramadanti, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat solusi umat.

“Masjid adalah pusat peradaban. Penguatan ekonomi berbasis masjid diharapkan dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berakar dari masalah ekonomi,” tuturnya.

Melalui penandatanganan MoU, penyerahan dana infaq, dan donasi kemanusiaan ini, BAZNAS Jawa Barat dan ANGKASA Malaysia berharap koperasi masjid dapat menjadi penggerak ekonomi umat, memperkuat praktik muamalah berbasis syariah, serta menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan dan persatuan masyarakat. (*Red)