Bandung Jadi Motor Penggerak The Ultimate 10K Series Nasional

Bandung Jadi Motor Penggerak The Ultimate 10K Series Nasional

Bandung, sebelas12.com – Kesuksesan penyelenggaraan Bank BJB Bandoeng 10K tidak hanya mengukuhkan Kota Bandung sebagai salah satu pusat olahraga lari di Indonesia, tetapi juga menjadikannya inspirasi bagi pengembangan ajang lari berskala nasional. Bahkan, Kota Bandung disebut sebagai pengungkit utama lahirnya The Ultimate 10K Series, rangkaian lomba lari yang digelar di empat kota besar Indonesia.

Perwakilan Harian Kompas, Budhi Sarwiadi, mengungkapkan bahwa Bandung menjadi fondasi penting dalam pengembangan seri yang kini berlangsung di Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang.

“Bandung menjadi pengungkit utama dari rangkaian ini. Dari sisi jumlah peserta, Bandung mencatat angka tertinggi. Tahun lalu jumlah peserta mencapai 3.000 orang dan tahun ini meningkat menjadi 4.000 peserta,” ujarnya dalam konferensi pers The Ultimate 10K Series di Pendopo Kota Bandung, Rabu 3 Juni 2026.

Bandung Jadi Role Model Event Lari Nasional

Lonjakan jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa tren olahraga lari di Bandung terus berkembang. Namun, menurut Budhi, kekuatan utama Bandung tidak hanya terletak pada banyaknya pelari yang berpartisipasi.

Bandung dinilai berhasil menghadirkan konsep sport tourism yang mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi sekaligus. Mulai dari pelaku UMKM, sektor kuliner, perhotelan, hingga destinasi wisata ikut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event olahraga tersebut.

Konsep itulah yang kini ingin diterapkan di kota-kota penyelenggara lainnya.

“Bandung tidak hanya bicara soal lomba lari, tetapi juga bagaimana event ini mampu menggerakkan ekonomi lokal dan melibatkan berbagai potensi yang dimiliki kota,” kata Budhi.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisi Bandung sebagai kota yang mampu menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu agenda besar yang saling mendukung.

Pemkot Bandung Apresiasi Pelari Terbaik

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, mengatakan Pemerintah Kota Bandung berkomitmen memberikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif berolahraga, termasuk para pelari non-profesional yang menunjukkan performa terbaik dalam Bank BJB Bandoeng 10K.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemkot Bandung akan memberangkatkan lima pelari putra dan lima pelari putri terbaik untuk mengikuti seri berikutnya yang digelar di Surabaya.

“Para pelari ini merupakan hasil seleksi dari Bank BJB Bandoeng 10K. Mereka dipilih berdasarkan catatan waktu terbaik dan akan mewakili Kota Bandung pada seri berikutnya di Surabaya,” ujarnya.

Menurut Sigit, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus meningkatkan prestasi olahraga.

Sport Tourism Dorong Ekonomi dan Promosi Kota

Selain itu, keberangkatan para pelari juga mendapat dukungan dari berbagai produk lokal yang menjadi mitra penyelenggaraan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bandung untuk mengangkat potensi daerah melalui kegiatan olahraga.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat dan dampak ekonomi yang semakin terasa, Bandung kini tidak hanya dikenal sebagai kota kreatif, tetapi juga sebagai salah satu barometer perkembangan komunitas lari nasional.

Keberhasilan Bank BJB Bandoeng 10K membuktikan bahwa sebuah event olahraga dapat menjadi instrumen efektif untuk mempromosikan daerah, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Melalui The Ultimate 10K Series, Bandung menunjukkan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana membangun citra kota, memperkuat sektor pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. (*Red)