Purwakarta, sebelas12.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali memperluas manfaat zakat hingga ke wilayah pedesaan melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok yang bersumber dari zakat masyarakat melalui aplikasi BRImo. Kali ini, program tersebut menyasar warga Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, sebagai upaya meningkatkan akses pangan bergizi bagi keluarga prasejahtera.
Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) menjadi bukti bahwa transformasi layanan zakat digital mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah pelosok. Dana zakat yang ditunaikan secara mudah melalui BRImo berhasil dikonversi menjadi bantuan yang langsung dirasakan oleh para mustahik.
Zakat Digital Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Kegiatan penyaluran dipimpin oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, M.E. Turut hadir Pemerintah Desa Ciririp, tokoh masyarakat, relawan, serta warga penerima manfaat.
Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Purwakarta memastikan proses distribusi berjalan tertib, transparan, serta tepat sasaran sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Zaki Hilmi menegaskan bahwa setiap dana zakat yang diamanahkan masyarakat harus dikelola secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
“Program Berbagi Daging Hingga Pelosok merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat, termasuk melalui aplikasi BRImo, benar-benar hadir di tengah mereka yang membutuhkan. Kami ingin manfaat zakat tidak hanya dirasakan di perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di pelosok desa sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan umat,” ujarnya.
Warga Desa Ciririp Sambut Positif Bantuan BAZNAS
Kepala Desa Ciririp, H. Mahdum, mengapresiasi kepercayaan BAZNAS Jawa Barat yang menjadikan desanya sebagai lokasi pelaksanaan program.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian para muzaki terhadap warga di daerah terpencil.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Purwakarta, dan seluruh muzaki yang telah berbagi melalui program ini. Bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan semangat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap warga di daerah kami,” katanya.
Ucapan syukur juga datang dari salah seorang penerima manfaat, Mak Nunung. Ia mengaku bantuan daging yang diterimanya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur menerima bantuan ini. Daging seperti ini tidak setiap hari bisa kami nikmati. Terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat dan para donatur yang telah berbagi rezeki kepada kami. Semoga Allah membalas semua kebaikannya dengan keberkahan yang berlipat,” ungkapnya.
Perkuat Pemberdayaan Melalui Pengelolaan Zakat Amanah
Program Berbagi Daging Hingga Pelosok menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Jawa Barat dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara amanah, profesional, transparan, dan berdampak.
Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, program ini juga memperkuat semangat gotong royong serta menunjukkan bahwa zakat yang disalurkan melalui kanal digital mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat.
Dengan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui berbagai kanal, termasuk BRImo, BAZNAS Jawa Barat berharap manfaat zakat dapat terus menjangkau lebih banyak mustahik di berbagai pelosok Jawa Barat sekaligus memperkuat peran zakat sebagai solusi sosial yang berkelanjutan. (*Red)











