Jabar  

Koordinasi Lintas Sektoral Perkuat Perang Melawan Narkoba dan Miras di Jawa Barat Demi Indonesia Emas 2045

Koordinasi Lintas Sektoral Perkuat Perang Melawan Narkoba dan Miras di Jawa Barat Demi Indonesia Emas 2045

Bandung, sebelas12.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), dan peredaran minuman keras berbahaya melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan di Jawa Barat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan zat adiktif yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, menegaskan bahwa perang melawan narkoba, obat keras tertentu, maupun minuman keras tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin membangun komitmen bersama. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menanggulangi peredaran narkoba, obat keras tertentu, maupun minuman keras berbahaya di Jawa Barat,” ujar Irjen Pipit, Kamis 30 Juli 2026.

Indonesia Emas 2045 Terancam Jika Generasi Muda Terjerat Narkoba

Kapolda menekankan bahwa target Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda tumbuh sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba maupun zat adiktif lainnya.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, dan minuman keras dapat merusak kualitas sumber daya manusia yang kelak menjadi penerus kepemimpinan bangsa.

“Pemerintah telah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Jangan sampai estafet kepemimpinan bangsa dipegang oleh generasi muda yang menjadi korban miras, korban obat keras terlarang, ataupun korban narkoba. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun kualitas generasi penerus bangsa.

Perkuat Pencegahan, Pengawasan, dan Penegakan Hukum

Melalui koordinasi lintas sektoral, Polda Jawa Barat berharap seluruh instansi dapat memperkuat langkah-langkah preventif, edukasi kepada masyarakat, pengawasan terhadap peredaran narkoba dan obat keras tertentu, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap para pelaku.

Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan zat adiktif.

Kapolda berharap upaya bersama tersebut mampu melahirkan generasi muda Jawa Barat yang lebih sehat, berdaya saing, dan siap menjadi pilar utama pembangunan nasional.

“Harapan kami, Jawa Barat mampu melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bersih dari narkoba serta berbagai zat adiktif lainnya, sehingga dapat menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*Red)