Bandung, sebelas12.com – Kota Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat industri kreatif di Jawa Barat. Pada ajang Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung sukses memborong tiga penghargaan bergengsi sekaligus, termasuk mempertahankan gelar Juara Terbaik 1 Fashion Show Daerah untuk dua tahun berturut-turut.
Prestasi tersebut diraih berkat penampilan koleksi bertajuk “Selayang Pandang: Mozaik Keragaman Kota Bandung” yang memadukan kekayaan budaya, wastra lokal, dan sentuhan desain modern.
Tiga penghargaan yang berhasil dibawa pulang Kota Bandung meliputi:
- Juara Terbaik 1 Anugerah Fashion Show Daerah PKJB 2026;
- Kategori Terfavorit Anugerah Fashion Show Daerah PKJB 2026;
- Kategori Terkreatif Anugerah Promosi Digital Terbaik Daerah Dekranasda Jawa Barat 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Kota Bandung tidak hanya unggul dalam menciptakan karya fesyen berbasis budaya, tetapi juga mampu memanfaatkan inovasi digital sebagai media promosi yang efektif.
Batik Patrakomala Tampil Sebagai Ikon Budaya Kota Bandung
Salah satu daya tarik utama penampilan Kota Bandung pada PKJB 2026 adalah hadirnya Batik Patrakomala sebagai identitas budaya yang diangkat dalam setiap koleksi busana.
Melalui permainan motif, siluet, dan detail rancangan, koleksi tersebut menggambarkan wajah Kota Bandung sebagai daerah yang kaya sejarah, keberagaman budaya, sekaligus memiliki semangat inovasi yang terus berkembang.
Sorotan publik juga tertuju kepada Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama sang istri, Aryatri Benarto Farhan, yang tampil membawakan busana bertema Selayang Pandang: Mozaik Keragaman Kota Bandung. Penampilan keduanya dinilai mampu memperkuat pesan budaya yang ingin disampaikan sekaligus mencuri perhatian dewan juri dan tamu undangan.
Peragaan busana Kota Bandung turut diperkuat oleh partisipasi istri Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dewi Pertiwi Zulkarnain, bersama sejumlah kepala perangkat daerah dan para penampil lainnya yang ikut mempromosikan kekayaan wastra khas Kota Bandung.
Promosi Digital Jadi Nilai Tambah
Selain sukses di panggung fashion, Kota Bandung juga meraih penghargaan Kategori Terkreatif Anugerah Promosi Digital Terbaik Daerah Dekranasda Jawa Barat 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas video promosi hasil karya tim Diskominfo Kota Bandung yang menampilkan proses kreatif para perajin dalam mengembangkan Batik Patrakomala menjadi berbagai produk unggulan, mulai dari kain, busana, tas, selendang, hingga aneka produk ekonomi kreatif lainnya.
Strategi promosi digital tersebut dinilai berhasil memperkenalkan potensi industri kreatif Kota Bandung secara menarik sekaligus memperluas jangkauan promosi kepada masyarakat.
Farhan: Kreativitas Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut. Menurutnya, tiga penghargaan yang diraih merupakan hasil kolaborasi para perajin, desainer, pelaku UMKM, Dekranasda, hingga perangkat daerah.
“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi seluruh warga Kota Bandung. Penghargaan ini menunjukkan bahwa karya-karya kreatif yang lahir dari Bandung memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi. Kita ingin budaya dan kreativitas lokal tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang mampu membawa nama Bandung semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Farhan menegaskan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandung untuk terus mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Bandung akan terus menjadi rumah bagi kreativitas. Prestasi ini bukan akhir, melainkan semangat baru untuk terus melahirkan karya yang berakar pada budaya, namun mampu menjawab perkembangan zaman,” katanya.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara pertama selama dua tahun berturut-turut semakin memperkuat reputasi Kota Bandung sebagai kota kreatif yang mampu menggabungkan kekayaan budaya lokal dengan inovasi desain dan strategi promosi digital, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk UMKM Bandung untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*Red)











