Bandung, sebelas12.com – Pelantikan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung masa bakti 2025–2029 menjadi momentum penguatan ekosistem pembinaan olahraga catur di Bandung, Selasa (17/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, serta Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati. Kehadiran unsur legislatif ini menegaskan dukungan politik terhadap pengembangan olahraga berbasis intelektual tersebut.
Catur Bukan Sekadar Prestasi, Tapi Investasi SDM
Dalam sambutannya, Edwin menyoroti pentingnya melihat catur tidak hanya sebagai cabang olahraga kompetitif, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai, pembinaan catur yang terstruktur dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas generasi muda.
“Olahraga catur harus disebarluaskan karena manfaatnya besar, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir dan membangun karakter,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah tantangan era digital yang kerap menurunkan daya konsentrasi anak muda, catur dapat menjadi sarana efektif untuk melatih fokus, kesabaran, serta kemampuan menyusun strategi.
Dorong Penguatan Anggaran dan Pembinaan Berkelanjutan
Pada kesempatan tersebut, Edwin juga menyatakan komitmen DPRD untuk mendukung penguatan anggaran pembinaan olahraga catur. Dukungan ini dinilai penting agar Percasi Kota Bandung mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperluas pembinaan hingga ke tingkat sekolah dan komunitas.
“Kami akan mendorong agar anggaran untuk olahraga ini bisa diperkuat, sehingga pembinaan berjalan berkelanjutan,” katanya.
Pelantikan pengurus Percasi Kota Bandung periode 2025–2029 diharapkan menjadi titik awal konsolidasi organisasi dan program kerja yang lebih progresif. Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan pengurus cabang olahraga, catur di Kota Bandung diharapkan berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus wahana pembentukan karakter generasi muda. (*Red)












