Karawang, sebelas12.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karawang Polda Jabar, AKBP Aldi Subartono memimpin langsung pengamanan unjuk rasa (unras) yang dilakukan oleh mahasiswa bersama komunitas ojek online (ojol) di depan Kantor Bupati Karawang, Kamis, 22 September 2022.
Aksi unras tersebut digelar secara bergantian, aksi yang pertama komunitas ojol berorasi menyampaikan permasalahannya, setelah aksi demo ojol selesai kemudian dilanjutkan aksi demo oleh para mahasiswa.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo, mengatakan Polri memberikan dan menjamin warga negara untuk menyampaikan aspirasinya untuk memberikan ruang demokrasi. Oleh karena itu pendekatan humanis harus terus dilaksanakan dalam mengawal aksi demonstrasi.
“Polri memiliki komitmen dalam rangka menjunjung tinggi hak aszasi manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia. Korps Bhayangkara berpegang teguh pada UUD 1945 maupun UU Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi yang merupakan bagian dari HAM, sehingga diberikan perlindungan secara universal,” ucap Ibrahim Tompo.
Aksi unras komunitas ojol dan mahasiswa yang tergabung dalam “Karawang Memanggil” memiliki tujuan yang sama, yaitu meminta Pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan stabilkan harga kebutuhan pokok, menyabut Ominibus Law Cipta Kerja dan PP turunannya, menyabut UU P3, menolak RKHUP Kolonial anti demokrasi, dan menolak revisi UU Sisdiknas.
Guna mengantisipasi, Polres Karawang Polda Jabar menyiagakan personel termasuk tim negosiator Polwan Polres Karawang Polda Jabar dibantu oleh Satpol PP.
Kapolres Karawang Polda Jabar, AKBP Aldi Subartono, juga turut mengawal jalannya aksi unras dengan berada di tengah-tengah massa unras, mengedepankan sikap humanis sehingga kehadiran Kapolres di tengah-tengah massa menjadi kesan tersendiri.
Bahkan ojol yang ikut dalam aksi tersebut, lebih banyak berkomunikasi dengan Kapolres. Dan dalam kesempatan tersebut Kapolres tetap memberikan imbauan kepada pengujuk rasa agar tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi, terlihat para ojol meminta untuk selfi yang tentu saja disambut baik oleh Kapolres.
Pengamanan dilakukan agar unras dapat berjalan lancar, tertib dan aman sesuai dengan apa yang menjadi tujuan unras tersebut.
”Pengamanan dilakukan sesuai dengan SOP, personel akan melakukan upaya persuasif, dengan mengedepankan sikap humanis untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, dengan tujuan agar unjuk rasa dapat berjalan tertib,” tegas AKBP Aldi Subartono. (*Red)











