Bandung, sebelas12.com – bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif melalui program literasi dan inklusi keuangan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif bank bjb dalam Program DIA KITA (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat.
Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan Penyandang Disabilitas
Dalam pelaksanaannya, bank bjb berkolaborasi dengan OJK Provinsi Jawa Barat, Persatuan Tunanetra Indonesia Kota Bandung, serta Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat sekaligus Certified Financial Planner, Farizy Yunaz.
Kegiatan edukasi keuangan tersebut digelar di SLB Negeri A Bandung dan diikuti anggota PERTUNI Kota Bandung. Para peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan keuangan, pentingnya menabung, hingga pemahaman tentang penggunaan produk dan layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan.
Melalui kegiatan ini, bank bjb menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Perluas Akses Layanan Keuangan yang Inklusif
Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb berupaya memastikan akses terhadap edukasi dan layanan keuangan dapat dirasakan seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali. Dukungan terhadap penyandang disabilitas menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan setara.

Selain memperkuat literasi keuangan, bank bjb juga memperkenalkan berbagai layanan dan produk perbankan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Peserta turut mendapatkan pemahaman mengenai risiko keuangan yang perlu diwaspadai, termasuk ancaman praktik keuangan ilegal yang masih marak terjadi.
Program PESAT Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas
Upaya peningkatan inklusi keuangan tersebut sejalan dengan Program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) yang dijalankan bank bjb sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Melalui pendekatan tersebut, bank bjb menghadirkan edukasi yang lebih relevan dan sesuai dengan karakteristik masing-masing kelompok masyarakat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.
Tingkatkan Kemandirian Finansial Penyandang Disabilitas
Bank bjb meyakini bahwa akses terhadap informasi dan layanan keuangan menjadi faktor penting dalam membangun kemandirian finansial masyarakat. Oleh karena itu, edukasi yang berkelanjutan dinilai mampu membantu penyandang disabilitas meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan, mengambil keputusan finansial yang tepat, serta terhindar dari berbagai bentuk penipuan dan praktik keuangan ilegal.
Ke depan, bank bjb akan terus memperluas jangkauan program literasi dan inklusi keuangan agar manfaat layanan keuangan formal dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan program bank bjb dapat diakses melalui website resmi bank bjb atau melalui layanan bjb Call 14049. Bank bjb berizin dan diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan. (*Red)











