Bandung, sebelas12.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyampaikan duka mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemkot Bandung juga menyatakan kesiapan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, bantuan akan disiapkan setelah pemerintah mempelajari kondisi dan kebutuhan para korban di lapangan. Langkah tersebut penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kepada saudara-saudara kami di NTT yang terkena bencana gempa yang luar biasa, kami pun menyatakan rasa duka yang mendalam. Kami siap membantu. Saya akan mempelajari dulu apa yang bisa kami lakukan untuk membantu,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 17 Agustus 2026.
Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Korban
Farhan memastikan Pemkot Bandung akan berupaya maksimal memberikan dukungan bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa. Namun, bentuk bantuan tidak akan ditentukan secara sepihak.
Pemkot Bandung terlebih dahulu akan berkoordinasi untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak di lokasi bencana, termasuk mekanisme penyaluran yang paling efektif.
Menurut Farhan, langkah tersebut diperlukan agar bantuan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa tanggap bencana.
“Kami akan melakukan apa yang bisa kami semaksimal mungkin untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Pertimbangkan Penyaluran melalui Baznas
Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan Pemkot Bandung adalah menyalurkan bantuan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung.
Farhan mengatakan, mekanisme tersebut memiliki pola yang serupa dengan penyaluran bantuan yang sebelumnya dilakukan Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
“Terutama nanti mungkin mekanismenya sama seperti waktu kita memberikan bantuan kepada Sumatera Utara dan Aceh, yaitu melalui Baznas Kota Bandung,” ujarnya.
Pemanfaatan Baznas sebagai saluran bantuan diharapkan dapat mendukung proses penghimpunan dan distribusi bantuan secara lebih terkoordinasi, sekaligus memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Solidaritas Bandung untuk Masyarakat NTT
Pemkot Bandung selanjutnya akan mempelajari kondisi terkini di wilayah terdampak serta melakukan koordinasi terkait kebutuhan korban gempa.
Farhan menegaskan, kepedulian terhadap korban bencana merupakan bagian dari semangat solidaritas antardaerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat NTT melewati masa sulit setelah bencana.
Kesiapan Pemkot Bandung memberikan bantuan juga menjadi bentuk kepedulian daerah terhadap sesama warga Indonesia yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana. (*Red)











