Tarung Derajat Siap Latih Linmas di 151 Kelurahan Kota Bandung

Tarung Derajat Siap Latih Linmas di 151 Kelurahan Kota Bandung

Bandung, sebelas12.com – Olahraga bela diri Tarung Derajat tak lagi hanya diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi. Di Kota Bandung, olahraga bela diri yang lahir dari Kota Kembang tersebut mulai didorong untuk berkontribusi langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rencana itu mengemuka dalam Latihan Gabungan (Latgab) Tarung Derajat Kota Bandung yang digelar di Balai Kota Bandung, Minggu 9 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bandung bersama Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Bandung membahas program pelatihan bela diri bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di 151 kelurahan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pelatihan akan dirancang secara berjenjang. Setiap kelurahan nantinya memilih satu anggota Linmas terbaik, baik laki-laki maupun perempuan, untuk mendapatkan pelatihan lebih lanjut.

“Setiap kelurahan akan dipilih satu yang terbaik, baik itu Linmas laki-laki maupun perempuan. Selanjutnya akan diberi bekal untuk memberikan pelatihan kepada tim yang di bawahnya,” ujar Farhan.

Satu Linmas Jadi Penggerak di Setiap Kelurahan

Konsep tersebut memungkinkan keterampilan bela diri tidak berhenti pada peserta yang mengikuti pelatihan. Anggota Linmas yang terpilih diharapkan menjadi trainer atau penggerak yang meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota lainnya di wilayah masing-masing.

Farhan menilai kemampuan tersebut dapat menjadi bekal tambahan bagi Linmas dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan.

“Tarung Derajat memberikan bekal bagi para Linmas untuk melawan kejahatan dan juga para begal,” katanya.

Karena itu, Farhan meminta Kodrat Jawa Barat, Kodrat Kota Bandung, dan KONI Kota Bandung menjadikan program tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata bersama Pemkot Bandung.

Tarung Derajat Punya Ikatan Sejarah dengan Bandung

Farhan menilai Tarung Derajat memiliki posisi istimewa bagi Kota Bandung. Olahraga bela diri tersebut lahir dan berkembang di Bandung sehingga menjadi bagian dari sejarah olahraga sekaligus identitas kota.

Menurutnya, keunggulan tersebut harus terus dikembangkan hingga mampu membawa nama Bandung ke tingkat internasional.

“Inilah saatnya momentum, Tarung Derajat akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Kota Bandung. Karena hanya Tarung Derajat bela diri yang bisa diklaim sebagai bela diri yang lahir dari rahim Kota Bandung,” tutur Farhan.

Ia juga mendorong para atlet dan pengurus untuk meningkatkan prestasi hingga level dunia.

“Mari tunjukkan itu kepada seluruh dunia bahwa Tarung Derajat di Kota Bandung adalah yang terbaik di dunia,” lanjutnya.

Kodrat Siapkan Sekretariat untuk Latihan dan Training Camp

Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Bandung sekaligus anggota DPRD Kota Bandung Asep Robin mengatakan, kepengurusan baru yang dipimpinnya baru berjalan sekitar satu setengah bulan.

Meski masih relatif baru, Kodrat Kota Bandung mulai menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung pembinaan atlet dan aktivitas organisasi.

Salah satunya berupa sekretariat yang dapat digunakan sebagai tempat latihan sekaligus training camp (TC).

“Besarnya 1.026 meter persegi. Bisa semuanya latihan kapan saja di sana. Terus bisa dibuat TC di sana,” ungkap Asep.

Menurut Asep, fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu pusat pembinaan atlet Tarung Derajat di Kota Bandung.

Atlet Berprestasi Dijanjikan Beasiswa hingga Sarjana

Tak hanya membangun fasilitas latihan, kepengurusan Kodrat Kota Bandung juga menyiapkan dukungan bagi atlet yang mampu mengukir prestasi.

Asep mengatakan, struktur kepengurusan saat ini turut diisi sejumlah kepala dinas dan direktur badan usaha milik daerah (BUMD). Komposisi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pembinaan atlet.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah memberikan kesempatan pendidikan lebih tinggi bagi atlet berprestasi.

Asep berkomitmen mengupayakan fasilitas pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi bagi atlet Tarung Derajat yang mampu menunjukkan prestasi.

“Kepengurusan saat ini bertanggung jawab untuk para yang punya prestasi di Tarung Derajat wajib untuk menikmati fasilitas sekolah lanjutan. Insyaallah kami siap memfasilitasi sampai sarjana. Ada beasiswa sampai sarjana, dengan catatan berprestasi,” katanya.

Latgab Tarung Derajat Akan Digelar Rutin

Latihan gabungan kali ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan konsolidasi antaranggota Tarung Derajat di Kota Bandung.

Asep mengatakan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung rutin dua kali dalam setahun. Selain menjaga kekompakan organisasi, agenda tersebut menjadi ruang evaluasi dan pembinaan atlet.

Menurutnya, kolaborasi dengan Pemkot Bandung melalui pelatihan Linmas juga membuka ruang baru agar manfaat Tarung Derajat dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

“Insyaallah Tarung Derajat akan terdepan untuk membangun bersama-sama Pemerintah Kota Bandung. Program wali kota, program Pemerintah Kota Bandung, kami akan dukung,” pungkasnya.

Program pelatihan Linmas di 151 kelurahan tersebut sekaligus memperluas fungsi Tarung Derajat. Dari arena pertandingan dan pembinaan prestasi, olahraga bela diri khas Bandung itu kini diarahkan untuk turut menjadi bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. (*Red)