Ketua DPRD Kota Bandung Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Ketua DPRD Kota Bandung Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (Rio/Humpro DPRD Kota Bandung)

Bandung, sebelas12.com – Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas dan terukur yang dilakukan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, dalam memberantas aksi begal yang belakangan meresahkan masyarakat Kota Bandung.

Menurut Asep Mulyadi yang akrab disapa Kang Asmul, maraknya aksi kejahatan jalanan telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat dan menjadi ancaman serius terhadap keamanan serta ketertiban di Kota Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan Kang Asmul pada Senin (20/7/2026), menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap sejumlah kasus begal yang terjadi di beberapa titik di Kota Bandung, termasuk kawasan Flyover Kopo.

DPRD Kota Bandung Dukung Penindakan Tegas terhadap Pelaku Begal

Kang Asmul menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus begal. Karena itu, ia mendukung langkah cepat aparat kepolisian untuk memburu, menangkap, dan memproses hukum seluruh pelaku kejahatan jalanan.

“Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas seluruh kasus begal yang meresahkan warga,” ujar Kang Asmul.

Ia berharap tindakan tegas aparat penegak hukum dapat mengembalikan rasa aman masyarakat sehingga warga dapat beraktivitas tanpa dihantui kekhawatiran menjadi korban kejahatan.

Pemberantasan Begal Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Menurut Kang Asmul, upaya memberantas begal tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian. Pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya harus memperkuat sinergi untuk mencegah tindak kriminal sejak dini.

Ia mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang.

“Bandung harus menjadi kota yang aman untuk semua. Masyarakat berhak beraktivitas tanpa dihantui rasa takut. Oleh karena itu, kami akan terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan keamanan lingkungan bersama pemerintah dan aparat penegak hukum,” katanya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

DPRD Kawal Upaya Pemulihan Keamanan Kota Bandung

Kang Asmul memastikan DPRD Kota Bandung akan terus mengawal berbagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah bersama aparat keamanan guna menekan angka kejahatan jalanan.

Ia berharap berbagai upaya tersebut mampu mengembalikan Kota Bandung sebagai kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

Peran Keluarga Dinilai Penting Cegah Kriminalitas

Selain mendukung penegakan hukum, Kang Asmul juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah munculnya pelaku kriminal baru.

Menurutnya, pengawasan dan perhatian dari orang tua maupun anggota keluarga menjadi benteng pertama agar anak-anak dan generasi muda tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang mengarah pada tindak kriminal.

“Hal itu perlu dilakukan mulai dari menjaga dan memperhatikan anggota keluarga kita. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari karena kita tidak menjaga dan merawat anggota keluarga kita yang bisa saja karena salah pergaulan dan terjerumus ke lingkaran para pelaku tindak kriminalitas,” ujarnya.

Ia berharap penguatan peran keluarga, dukungan masyarakat, serta tindakan tegas aparat kepolisian dapat menjadi langkah efektif untuk menekan angka kejahatan jalanan dan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Kota Bandung. (*Red)