Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pembangunan Pemuda

Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pembangunan Pemuda
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Reza Panglima Ulung, memberikan sambutan di Muscab Ke-4 Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Bandung, Sabtu, 11 Juli 2026, di Hotel The Jayakarta Bandung. (Robby/Humpro DPRD Kota Bandung)

Bandung, sebelas12.com – Musyawarah Cabang (Muscab) IV Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Bandung menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerak organisasi kepemudaan di Kota Bandung. Dalam forum yang digelar di Hotel The Jayakarta Bandung, Sabtu (11/7/2026), Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Reza Panglima Ulung, mengajak kepengurusan baru SAPMA agar mampu membawa organisasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun generasi muda.

Di hadapan ratusan kader yang memenuhi ruang sidang Muscab, Reza Panglima Ulung atau yang akrab disapa Kang Ulung menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya kepemimpinan yang berani menghadapi perubahan serta mampu menjaga semangat perjuangan organisasi.

Ia mengibaratkan SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung sebagai sebuah kapal besar yang membutuhkan nahkoda tangguh untuk mengarungi tantangan zaman.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran yang akan menakhodai PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung ke depan, bawalah kapal besar ini berlayar lebih jauh, menembus ombak perubahan dengan gagah berani,” ujar Kang Ulung.

Tekankan Idealisme Kader dan Semangat Pantang Menyerah

Dalam sambutannya, Kang Ulung menegaskan bahwa idealisme merupakan modal utama yang harus dimiliki setiap kader SAPMA. Menurutnya, organisasi kepemudaan hanya akan berkembang apabila anggotanya memiliki keberanian untuk terus berjuang tanpa menyerah menghadapi berbagai tantangan.

Ia kembali mengingatkan semboyan yang selama ini menjadi identitas perjuangan Pemuda Pancasila.

“Ingatlah semboyan abadi kita, ‘Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang’. Jika layar idealisme sudah kalian bentangkan hari ini di Muscab IV, pantang bagi kalian untuk mundur satu jengkal pun,” tegasnya.

Menurutnya, semangat tersebut harus menjadi landasan dalam setiap langkah kepengurusan baru agar mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Minta Pengurus Baru Tinggalkan Ego Organisasi

Selain menyoroti pentingnya idealisme, Reza Panglima Ulung juga mengingatkan agar dinamika internal organisasi tidak menjadi penghambat kemajuan SAPMA.

Ia meminta seluruh kader mengedepankan persatuan dan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun individu.

“Jangan biarkan ego sektoral atau dinamika kecil menghentikan langkah kalian,” katanya.

Menurut Kang Ulung, soliditas internal menjadi faktor penting agar SAPMA mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

SAPMA Didorong Aktif Bangun Kolaborasi dengan Pemerintah

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kepemudaan, Kang Ulung berharap SAPMA Pemuda Pancasila tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal.

Ia mendorong SAPMA untuk memperluas peran melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, DPRD, maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan program pemberdayaan pemuda.

“Jadikan SAPMA sebagai mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam membangun kepemudaan di Kota Bandung,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar organisasi kepemudaan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat karakter generasi muda, serta mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Kang Ulung berharap Muscab IV mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang progresif, visioner, dan memiliki komitmen kuat membawa SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung semakin berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pemuda dan masyarakat Kota Bandung. (*Red)