M. Reza Panglima Ulung Apresiasi Lomba B2SA PKK Regol, Dorong Pencegahan Stunting dari Keluarga

M. Reza Panglima Ulung Apresiasi Lomba B2SA PKK Regol, Dorong Pencegahan Stunting dari Keluarga
Anggota Komisi IV DPRD Kota M. Reza Panglima Ulung, menyaksikan Lomba B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang diikuti oleh kader PKK dari seluruh kelurahan di Kecamatan Regol, Kamis, 7 Mei 2026. (Robby/Humpro DPRD Kota Bandung)

Bandung, sebelas12.com – Upaya membangun generasi sehat terus diperkuat melalui edukasi pangan bergizi di tingkat keluarga. Hal itu terlihat dalam kegiatan Lomba B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang digelar TP PKK Kecamatan Regol di Aula Kecamatan Regol, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan yang diikuti kader PKK dari seluruh kelurahan di Kecamatan Regol tersebut mendapat apresiasi dari M. Reza Panglima Ulung atau yang akrab disapa Kang Ulung. Menurutnya, lomba B2SA menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi sehat dan bergizi.

Edukasi Gizi Dimulai dari Keluarga

Dalam sambutannya, Kang Ulung menegaskan bahwa edukasi pangan sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menilai peran ibu rumah tangga dan kader PKK sangat strategis dalam membentuk kebiasaan makan sehat bagi anak-anak maupun anggota keluarga lainnya.

“Ini bukan hanya lomba memasak, tetapi bentuk edukasi nyata kepada masyarakat bahwa kualitas gizi menentukan kualitas generasi masa depan. Saya sangat mengapresiasi kreativitas ibu-ibu PKK dalam menghadirkan menu sehat yang menarik dan bernilai gizi tinggi,” ujarnya.

Sebagai legislator yang membidangi pendidikan dan kesehatan di Komisi IV DPRD Kota Bandung, Kang Ulung menilai program B2SA juga memiliki peran penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting di Kota Bandung.

Komitmen Dukung Program PKK

Ia menekankan bahwa pola makan beragam dan seimbang menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Kegiatan seperti ini harus terus berkelanjutan. Kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat perlu dibangun bersama agar menjadi budaya di setiap rumah tangga,” katanya.

Kang Ulung juga memastikan dukungan DPRD Kota Bandung terhadap berbagai program pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat yang digagas PKK. Ia berharap para kader PKK dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.Menurutnya, antusiasme peserta dalam lomba tersebut menunjukkan tingginya kepedulian warga Kecamatan Regol terhadap isu kesehatan keluarga dan kualitas gizi anak.

Perkuat Kesadaran Konsumsi Pangan Sehat

Melalui Lomba B2SA, TP PKK Kecamatan Regol diharapkan mampu memperkuat edukasi konsumsi pangan sehat sekaligus menciptakan keluarga yang lebih sadar akan pentingnya menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman dalam kehidupan sehari-hari. (*Red)