Wali Kota Bandung Minta BUMD Jadi Teladan, Perapian Galian Infrastruktur Dipercepat

Wali Kota Bandung Minta BUMD Jadi Teladan, Perapian Galian Infrastruktur Dipercepat

Bandung, sebelas12.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan badan usaha milik daerah (BUMD) harus menjadi teladan dalam pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di ruang publik. Penegasan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah titik bekas galian utilitas yang perlu dirapikan di wilayah Bandung.

Farhan meminta BUMD yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur segera mempercepat proses perapian agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman bagi masyarakat.

BUMD Diminta Segera Rapikan Bekas Galian

BUMD yang mendapat instruksi langsung dari wali kota adalah PT Bandung Infra Investama serta PDAM Tirtawening Kota Bandung.

Keduanya diminta memastikan seluruh hasil pekerjaan galian yang berkaitan dengan infrastruktur kota, termasuk jaringan air dan utilitas lainnya, segera dirapikan terutama pada titik-titik yang belum sempurna penyelesaiannya.

Saat ini PT Bandung Infra Investama telah menyelesaikan pembangunan jaringan utilitas Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di 13 ruas jalan pada 5 Maret 2026. Meski demikian, perusahaan tetap melakukan kontrol terhadap hasil pekerjaan, khususnya terkait kerapian serta kebersihan area proyek.

Infrastruktur Harus Tetap Perhatikan Kenyamanan Warga

Farhan menegaskan pembangunan infrastruktur memang penting untuk mendukung perkembangan kota. Namun setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan harus segera dikembalikan seperti semula agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Pemkot Bandung pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur. Namun setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan harus segera dirapikan kembali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Farhan, Minggu 8 Maret 2026.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari pemerintah daerah, BUMD memiliki tanggung jawab lebih untuk menunjukkan standar kerja yang profesional serta tertib dalam setiap proyek pembangunan.

“BUMD kita harus menjadi teladan. Setiap pekerjaan yang dilakukan harus diselesaikan dengan baik, termasuk memastikan bekas galian dirapikan dan dikembalikan ke kondisi yang layak,” tuturnya.

Koordinasi Antar Instansi Jadi Kunci

Selain menyoroti kualitas pekerjaan, Farhan juga menekankan pentingnya koordinasi antar instansi dalam setiap pembangunan infrastruktur di Kota Bandung.

Menurutnya, perencanaan yang matang serta pengawasan yang baik akan membantu meminimalisir potensi masalah di lapangan, sekaligus memastikan pembangunan berjalan seiring dengan terjaganya kenyamanan masyarakat.

“Koordinasi itu penting supaya tidak menimbulkan masalah di lapangan. Dengan perencanaan dan pengawasan yang baik, semuanya juga akan jadi baik, warga pun jadi nyaman,” tandasnya. (*Red)