Jabar  

Tiga Kloter Jamaah Haji Diberangkatkan Dari BIJB Kertajati

Bandung, Sebelas12 – Pemerintah telah mencanangkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati-Majelangka dari jauh-jauh hari akan dipergunakan untuk Pemberangkatan jamaah haji asal Jawa Barat di musim Haji 1439H/ 2018.

Akhirnya tekad dan target tersebut terpenuhi, walaupun baru secara simbolis karena dari 98 Kloter Jaamah Haji Jabar yang diberangkatkan dari BIJB Kertajati baru 3 kloter, yaitu Kloter 1 (asal Sumedang), Kloter 70 (asal Majalengka) dan kloter 98 (kloter gabungan/ pemungkas).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, H. Daddy Rohanady, mengataakan meskipun baru secara simbolis karena hanya tiga Kloter ( 1,70 dan 98) dari 98 kloter asal Jabar yang diberangkatkan dari BIJB Kertjati.

Namun, hal ini sebagai pilot project, bahwa BIJB Kertajati sudah dapat dipergunakan untuk pemberangkatan jemaah haji 1439H.

“Kedepan tentunya kita berharap seluruh jamaah haji asal Jabar diberangkatkan dari BIJB Kertajati, Uuntuk itu perlu segera dibangun sarana-prasarana kebutuhan haji. Ada 2 (dua) hal yang cukup krusial yang harus segera dibangun yaitu penambahan Runway (panjang landasan) dan embarkasi/asrama Haji,” papar Daddy Rohanady, kepada wartawan, di ruang kerja Komisi IV DPRD Jabar, Senin (16/7/2018).

Kondisi Runway BIJB, lanjutnya, saat ini baru mencapai 2.500 meter sedangkan pesawat Suadi Arabia Arline (Boing 777) yang membutuhkan Runway paling pendek 3.000 meter.

“Jadi masih kurang, sehingga pemberangkatan jamaah haji sekarang dari BIJB Kertajati menggunakan pesawat sedang lalu turun / transite ke Bandara Soeta (Cingkareng). Kemudian lanjut ketanah suci (Untuk Gelombang I turun di Madinnah dan untuk Gelombang II di Jeddah- Mekkah) menggunakan pesawat Suadi Arabia Airline,” katanya.

Untuk itu, DPRD Jabar dan Pemprov mendorong agar konsorsium PT Angkasa Pura II dan PT BIJB selaku operator Bandara BIJB untuk segera membangun perpanjangan Runway yang masih kurang.

Sedangkan kebutuhan mendesak kedua yaitu masalah embarkasi/ asrama haji. Di sekitar Bandara BIJB Kertajati belum ada embarkasi/asrama haji. Sehingga jamaah Haji sekarang tetap masuk dulu ke embarkasi/asrama haji Bekasi. Untuk dilakukan pengecekan persyaratan adminstrasi (Paspor, Visa, Kartu Kesehatan dan Livingcosh) dan barang-barang bawaan. Dari Embarkasi bekasi baru dibawa pakai Bus ke Bandara BIJB.

“Kita berharap kedepan segara di bangun embarkasi/asrama haji, ya syukur-syukur masih satu hamparan dengan Aerocity BIJB Kertajati. Soal lahan, kita siap dorong anggaran APBD untuk pembebasannya, namun soal pembangunan embarkasi/asrama haji itu, seperti yang sudah-sudah dibiayai dari APBN,” katanya. (*Red)