Jabar  

Putus Mata Rantai Covid-19, Sat Brimob Polda Jabar Semprotkan Disinfektan di TK As-Syafiyah Jatinangor

Sumedang, sebelas12.com – Dengan adanya varian baru Virus Covid-19 yang penyebarannya lebih cepat dari virus Covid-19 sebelumnya, membuat pemerintah tetap tegas terhadap penanganan virus Covid-19 ini.

Di tengah wabah virus Covid-19 yang semakin meluas terutama di Indonesia, berbagai tindakan dilakukan untuk mencegah orang yang terinfeksi lebih banyak. Mulai dari menyerukan himbauan untuk cuci tangan, melakukan social distancing, dilarang berkerumun hingga mengurangi mobilisasi kegiatan di luar.

Salah satu cara yang sudah mulai banyak dilakukan yaitu penyemprotan cairan disinfektan. Tindakan ini mulai dilakukan di sekolahan, perumahan warga hingga area perkantoran sampai kos-kosan hingga tempat ibadah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Anggota Kompi 1 Batalyon A Pelopor AIPTU Sutriana melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat yang sering dilalui oleh masyarakat setempat, salah satu contohnya adalah lingkungan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) As-Syafiah Jatinangor Kabupaten Sumedang.

Dan tak lupa juga disosialisasikan prokes kepada masyarakat untuk selalu mematuhi himbauan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah untuk selalu menjaga jarak aman atau Social Distancing serta mengurangi kerumunan massa.

“Dengan adanya upaya penyemprotan ini, kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman dan menerapkan Social Distancing agar penyebaran Virus Corona ini dapat terhenti,” ucap Aiptu Sutriana Anggota Kompi 1 Batalyon A Pelopor.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, menegaskan bahwa jajarannya selaku aparat negara perlu membantu Pemerintah dalam pencegahan Covid-19 yang di /tetapkan oleh Gubernur Jawa Barat dalam rangka percepatan putusnya mata rantai Covid-19. (*Red)