Cianjur, sebelas12.com – Pasca terjadinya gempa bumi di Kabupaten Cianjur, banyak warga Cianjur yang terdampak akibat gempa bumi, sehingga mengungsi di tenda-tenda pengungsian, mengingat rumah warga yang menjadi korban runtuh akibat gempa tersebut, tidak hanya itu warga lain di sekitar pun memilih mengungsi di tenda pengungsian.
Banyaknya jumlah pengungsi di tenda pengungsian serta fasilitas yang terbatas, tentu dikhawatirkan menimbulkan berbagai macam penyakit bagi pengungsi. Dalam mengantisipasi kehidupan di tenda pengungsian, personel Polri melakukan edukasi mengenai hidup di tenda pengungsian, Senin, 5 Desember 2022.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo, mengatakan bahwa pentingnya memberikan edukasi kepada pengungsi tentu berkaitan dengan keindahan keasrian dan yang paling penting dampaknya terhadap kesehatan selama berada di tenda pengungsian.
“Kalau bukan kita semua yang saling mengingatkan dan memberi edukasi, siapa lagi ? Karena kesedihan dan kesulitan yang mereka alami akibat dampak gempa menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Disamping memberikan edukasi, personel Polri pun membantu sekaligus memberikan contoh dalam menata barang-barang di dalam tenda dan mengumpulkan sampah agar tidak berserakan yang dapat menimbulkan penyakit. (*Red)












