Jabar  

Ketua DPRD Jabar Prihatin Atas Eksekusi TKW di Arab Saudi

Bandung, Sebelas12 – Terkait eksekusi mati Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Jawa Barat oleh Pemerintah Arab Saudi beberapa hari lalu, mengundang keprihatinan semua pihak, tak terkeculai Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundar.

“Tuti Tursilawati, TKW asal Kabupaten Majalengka, menjadi keprihatinan dan duka kita bersama atas prosesnya eksekusi tanpa pemberitahuan kepada keluarga almarhumah di Majalengka. Insya Allah pekan depan saya akan mencoba mengunjungi keluarga almarhumah Tuti Tursilawati,” kata Ineu di Bandung, Kamis (1/11/2018).

Rencananya Pemprov Jabar yang akan mengusulkan dilakukan kajian moratorium pengiriman TKW ke luar negeri seperti diungkapkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Ineu mengatakan harus benar-benar dikaji lebih mendalam sebelum diputuskan.

“Perlu ada kajian atau pembahasan yang sangat mendalam. Karena jika diputuskan ada moratorium, ini artinya tidak ada lagi pengiriman TKW. “Secara pribadi dan lembaga, tentunya kami tidak mau lagi ada kejadian TKW dieksekusi,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, membenarkan Arab Saudi telah mengeksekusi mati Tuti Tursilawati, di Kota Ta’if, pada Senin 29 Oktober 2018.

“WNI atas nama Tuti Tursilawati, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap ayah majikan Warga Negara Arab Saudi pada tahun 2010, telah menjalani hukuman mati pada 29 oktober 2018 di kota Ta’if,” ujar Iqbal dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Selasa 30 Oktober 2018 lalu. (*Red)