Home Hukrim Kapolres Garut Ungkap Kasus Tindak Pidana Menguasai, Membawa Senjata Tajam Tanpa Ijin, Kekerasaan di Muka Umum dan Penganiayaan

Kapolres Garut Ungkap Kasus Tindak Pidana Menguasai, Membawa Senjata Tajam Tanpa Ijin, Kekerasaan di Muka Umum dan Penganiayaan

by Admin

Garut, sebelas12.com – Bertempat di Mako Polres Garut Polda Jabar Jl. Jend. Sudirman No. 204 Kec. Karangpawitan Kab. Garut, dilaksanakan kegiatan konferensi pers tindak pidana menguasai, membawa senjata tajam tanpa ijin, kekerasaan dimuka umum dan penganiayaan di Wilayah Kab. Garut dengan tersangka berinisial DD alias Buaya, Senin (31/5/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres Garut Polda Jabar, AKBP Adi Benny Cahyono, didampingi Dandim 0611/ Garut Letkol Inf. CZI Deni Iskandar M.Tr (Han), Dandempom III/2 Garut Letkol CPM Imran Ilyas, Waka Polres Garut Andrey Valentino, Kasat Reskrim AKP Mohammad Devi F, Kasat Intelkam AKP Tito Bintoro, Kasat Tahti IPTU Gopar, Kanit Jatanras IPDA Wawan, Kasubag Humas Polres Garut IPDA H. Muslih, Kasi Propam IPDA Sona RA, dan ahli bahasa Dhea Intan Kusumawardhani.

Kapolres Garut Polda Jabar AKBP Adi Benny Cahyono menyampaikan, bahwa Konferensi Pers Tindak Pidana Menguasai, Membawa Senjata Tajam Tanpa Ijin, Kekerasan di Muka Umum dan Penganiayaan terjadi di Pantai Sayang Heulang Desa Mancagahar Kec. Pameungpeuk Kab. Garut dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP / B / 29 / V / 2021 / JBR / RES GRT / SEK PAMEUNGPEUK Tanggal 28 Mei 2021 dan Nomor : LP / B / 166 / V / 2021 / JBR / RES GRT Tanggal 28 Mei 2021.

“Korban berinisial JK, seorang nelayan, warga Kp. Bunisari Desa Mancagahar Kec. Pameungpeuk Kab. Garut. Sedangkan tersangka yang berhasil diamankan berinisial DB (45) Alamat Kp. Cibera Ds. Karyasari Kec. Cibalong Kab. Garut dan HD (25) Alamat Kp. Yayasan Ds. Sagara Kec. Cibalong Kab. Garut,” ujar Adi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menjelaskan bahwa Kronologis, pada hari Jum’at tanggal 28 Mei 2021 bertempat di Pantai Sayang Heulang Kec. Pameungpeuk Kab. Garut, korban dianiaya dan diancam dengan sajam oleh pelaku. Kemudian korban melaporkan kepada Sarifudin (Anggota TNI AD) kesatuan Kodim Depok yang sedang melaksanakan cuti, setelah itu terjadi adu mulut dan perkelahian.

Kemudian masyarakat setempat melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Mancagahar (BRIPKA Bedi Jubaedi) berusaha melerai, setelah itu tersangka DB merampas golok milik petani yang kebetulan sedang lewat dan akan mangayunkan atau membacok ke arah BRIPKA Bedi.

“Akan tetapi BIPKA Bedi dapat menghindar, kemudian sekitar pukul 09.15 Wib, DB datang ke Mako Koramil Kec. Pameungpeuk dan kemudian terjadi pengancaman dengan sajam dan pehinaan dengan kata-kata kasar, setelah itu DB bersama temannya mendatangi Polsek Pameungpeuk dalam keadaan mabuk, lalu mencari BRIPKA Bedi dengan membawa sajam dan menyerang BRIPKA Uun namun bisa dihalau sekitar Pukul 12.00 Wib DB dan HD diamankan oleh personil gabungan TNI-POLRI, selanjutnya dibawa ke Mapolres Garut Polda Jabar untuk dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

Adapun kepada para tersangka saat ini telah dilakukan Penahanan dan proses penyidikan lebih lanjut di Polres Garut Polda Jabar.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 2 buah golok, 1 buah samurai, 1 buah tongkat besi dan 1 botol miras.

“Para tersangka dijerat dengan UU DARURAT No 12 Tahun 1951 jo Pasal 170 JO Pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun,” pungkasnya. (*Red)

Related Posts

Leave a Comment