Bandung, Sebelas12 – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari memimpin rapat paripurna dengan agenga pelantik dan pengambil sumpah janji dua anggota DPRD Jawa Barat penggantian antar waktu (PAW) di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro No. 27 Bandung, Jumat, (9/11/2018).
Adapun kedua anggota yang diambil sumpahnya untuk mengisi sisa masa jabatan periode 2014-2019 yaitu Odeh L Puradireja dari Partai Nasdem dari Dapil Purwakrta-Karawang menggantikan H. Rustandi yang mengundurkan diri dan H.Anwar Yasin dari PKS dari Dapil Cirebon-Indramayu menggantikan H. Satori yang juga mengundurkan diri.
Acara pelantikan PAW tersebut selain dihadiri para pimpinan dan anggota DPRD Jabar, juga dihadiri langsung Gubernur Jabar M. Ridwan Kamil dan Para Pimpinan OPD, serta keluarga Odeh dan Yasin.
“Dengan adanya PAW ini, saya berharap kinerja anggota dewan semakin maksimal karena sekarang sudah full tim. Kemarin anggota dewan tidak lengkap hanya 98, sekarang sudah 100 anggota, sehingga dengan kehadirian dua anggota baru ini dapat meningkatkan kinerja DPRD semakin maksimal,” katanya.
Ineu berharap kedua anggota dewan ini bisa langsung bekerja cepat terutama pada agenda akhir tahun yang masih menyelesaikan kewajiban tatib, yakni pembahasan anggaran 2019, 5 Perda usulan eksekutif yang pada bulan Desember akhir harus segera selesai.
“Mudah-mudahan sisa waktu periode 2014-2019 ini kinerja DPRD Jabar akan semakin baik lagi,” harapnya.
Lebih lanjut Ineu mengatakan, dipenghujung tahun 2018 ini masih banyak kewajiban anggota dewan yang harus diselesaikan. Berdasarkan tata tertib, kewajiban yang harus diselesaikan antara lain pembahasan anggaran dan penuntasan penyusunan Perda yang kini tengah digodog oleh Pansus V dan VI.
“Dalam berbagai kesempatan, kami selaku pimpinan dewan, mengingatkan kepada seluruh anggota Dewan untuk tetap memperioritaskan kewajiban sebagai wakil rakyat. Walaupun kita juga maklumi, saat ini merupakan tahun politik, sehingga seluruh anggota dewan tengah sibuk melakukan sosialisasi sebagai caleg maupun mensosialisasikan Pilpres. Tapi tugas utama sebagai wakil rakyat tidak boleh ditinggalkan,” pungkasnya. (*Red)












