Rakorda BAZNAS Jabar 2025 Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Arah Akselerasi Zakat Lima Tahun ke Depan

Rakorda BAZNAS Jabar 2025 Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Arah Akselerasi Zakat Lima Tahun ke Depan

Bandung, sebelas12.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2025 pada 12–13 November 2025 di Kota Bandung. Rakorda yang mengangkat tema “Meneguhkan Amanah, Mengokohkan Sinergi: Refleksi dan Akselerasi Zakat Jawa Barat 2020–2025” ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi perjalanan lima tahun penguatan tata kelola zakat di Jawa Barat.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., dalam laporan pembukaan menegaskan bahwa berbagai capaian program selama lima tahun terakhir merupakan hasil dari konsolidasi yang kuat antar-BAZNAS se-Jawa Barat, dukungan pemerintah daerah, serta kontribusi masyarakat. Ia menyebut tata kelola yang semakin profesional telah membawa dampak signifikan bagi kelompok mustahik di berbagai sektor.

“Lima tahun ini menjadi periode percepatan penguatan zakat di Jawa Barat. Kami memastikan tata kelola, layanan, serta pemberdayaan mustahik berjalan lebih efektif dan semakin terukur,” jelasnya.

Apresiasi BAZNAS RI: Jawa Barat Menjadi Contoh Nasional

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Jabar yang dinilai menjadi salah satu pilar penggerak zakat nasional. Ia menyampaikan bahwa program-program zakat di Jabar banyak menjadi rujukan daerah lain, baik dari sisi inovasi, respons kemanusiaan, maupun peningkatan kualitas layanan.

Dalam kesempatan tersebut, Noor Achmad menerima bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar dari BAZNAS Jabar untuk Palestina. Bantuan tersebut menambah total akumulasi penghimpunan bantuan kemanusiaan Jawa Barat menjadi Rp21,3 miliar.

“Ini menunjukkan kepedulian warga Jawa Barat yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi dan akan memastikan bantuan ini tersalurkan secara amanah,” ujarnya.

Pemprov Jabar Tekankan Sinergi dalam Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang diwakili ASDA I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan terus memperkuat kolaborasi strategis dengan BAZNAS dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

Asep menegaskan bahwa peran BAZNAS menjadi semakin strategis karena sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dan agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah dan BAZNAS merupakan kunci untuk menghadirkan layanan sosial keagamaan yang profesional dan berdampak. Rakorda ini menjadi fondasi masuk ke periode baru kepemimpinan BAZNAS Jabar,” ungkapnya.

Forsilpim Dorong Penguatan Program Lintas Kabupaten/Kota

Ketua Forum Silaturahmi Pimpinan BAZNAS Se-Jawa Barat (Forsilpim), Drs. KH. Lesmana, M.Pd., mengajak seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota untuk memperkokoh konsolidasi program, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan ekstrem dan penguatan ekonomi mustahik.

Ia menekankan pentingnya sinergi antardaerah untuk memastikan gerakan zakat Jawa Barat tetap menjadi yang terdepan di tingkat nasional.

Apresiasi untuk Pimpinan Purna Tugas dan Komitmen Melanjutkan Akselerasi

Rakorda 2025 juga diisi dengan pemberian penghargaan bagi para pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah purna tugas. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memperkuat ekosistem zakat di Jawa Barat.

BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas lembaga, memperluas layanan, dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih berdampak.

Gerakan Zakat Jawa Barat Menuju Tahap Akselerasi Baru

Melalui Rakorda 2025, BAZNAS Jabar meneguhkan kembali pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan sosial ekonomi masyarakat.

BAZNAS Jabar berharap momentum Rakorda ini menjadi landasan kuat memasuki periode kepemimpinan berikutnya, sehingga gerakan zakat di Jawa Barat semakin kokoh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (*Red)