Home Hukrim Polisi Ungkap Belasan Kasus Narkoba dan Tetapkan Belasan Tersangka di Sukabumi

Polisi Ungkap Belasan Kasus Narkoba dan Tetapkan Belasan Tersangka di Sukabumi

by Admin
Polisi Ungkap Belasan Kasus Narkoba dan Tetapkan Belasan Tersangka di Sukabumi

Sukabumi, sebelas12.com – Polres Sukabumi Polda Jabar selama periode bulan November 2022 berhasil mengungkap belasan kasus narkoba dan menangkap pelakunya.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi Polda Jabar, AKBP Dedy Darmawansyah, saat konferensi pers, didampingi Wakapolres Sukabumi, Kompol R Bimo Moernanda serta Kasat Narkoba AKP Kusmawan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo, mengatakan bahwa narkoba dapat menyebabkan efek serta dampak negatif bagi pemakainya. Dampak yang negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan mental serta fisik.

Sementara Kapolres Sukabumi Polda Jabar, AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, pihaknya berhasil menangkap 17 tersangka dari 16 kasus berbagai jenis narkotika.

“Selama bulan November ini ada 16 kasus yang kita ungkap dengan 17 tersangka,” ungkap Dedy di Mapolres Sukabumi Polda Jabar, Jalan Sudirman Palabuhanratu, Kamis, 10 November 2022.

Kapolres menerangkan rincian kasusnya, 16 kasus dengan 17 tersangka itu di antaranya empat kasus sabu-sabu dengan lima tersangka, satu kasus ganja dengan satu tersangka, 10 kasus obat keras terbatas dengan 10 tersangka dan satu kasus minuman keras (miras) berjumlah satu tersangka. Dari 17 tersangka itu, terdapat dua orang tersangka perempuan, yakni kasus obat keras terbatas.

“Obat keras terbatas ada 10 kasus dengan 10 tersangka, dimana 8 laki-laki dan 2 perempuan, salah satu tersangka perempuan merupakan residivis,” jelasnya.

Kemudian Kapolres menjelaskan, barang bukti yang berhasil disita dari belasan kasus dan belasan tersangka itu di antaranya narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 71,59 gram atau bernilai sekitar Rp93 juta. Barang bukti ganja sebanyak 629 gram bernilai sekitar Rp4 juta, obat keras terbatas sebanyak 13.183 butir bernilai sekitar Rp65.900.000. Lalu, miras berbagai merek sebanyak 112 botol bernilai sekitar Rp6 juta.

“Jika ditotal barang bukti diuangkan bernilai sebesar Rp168.900.000,” ungkap AKBP Dedy Darmawansyah.

Lalu Dedy mengatakan tersangka tindak pidana narkotika yaitu disangkakan pasal 114 dan atau pasal 112 dan atau pasal 111 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan hukuman ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup.

Pasal yang disangkakan kepada para tersangka tindak pidana obat keras terbatas, yakni pasal 196 dan atau pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan hukuman ancaman penjara paling lama 10 tahun. Sedangkan tersangka tindak pidana miras disangkakan pasal 11 Ayat (2) Perda Kabupaten Sukabumi No. 7 Tahun 2005 tentang larangan minuman beralkohol, dengan hukuman penjara 6 bulan.

“Para tersangka didalam melakukan peredaran narkotika jenis sabu, ganja kering dan obat keras terbatas dengan cara ditempel di tempat-tempat tertentu. Sedangkan untuk minuman beralkohol dijual ke warung-warung,” tandasnya. (*Red)

Related Posts

Leave a Comment