Bali, Sebelas12 – Samsat Online ditargetkan sudah diterapkan di seluruh provinsi Indonesia tahun 2019.
Hal tersebut disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Drs. Refdi Andri, M.Si, dalam Rapat Koordinasi Pembina Samsat Nasional 2018 digelar bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama kerjasama Samsat Online Nasional tahun 2018 di Kartika Plaza, Kuta Bali, Kamis (15/11/2018).
“Sekarang masing-masing provinsi sudah melakukan internal, artinya mereka melakukan online pada kabupaten/kota. Tapi yang online seluruh Indonesia ada 24 provinsi, tinggal 10 lagi, akan kita programkan di tahun depan. Mudah-mudahan semua provinsi di Sulawesi, kemudian Maluku dan Maluku Utara, Papua dan Papua Barat pada awal tahun depan sudah bisa dijalankan seluruh Indonesia,” terang Irjen. Pol. Refdi.
Ditaambahkan Kakorlantas, Program Samsat Online yang sudah di launching pada 2017, pihaknya akan menyempurnakannya pada 2019. Karena menurutnya dengan layanan samsat online, masyarakat bisa melakukan transaksi di mana saja tanpa perlu antre.
“Kemudahan e-samsat bisa melakukan transaksi di mana saja, tidak perlu lagi antre-antre di Kantor Samsat. Kemudahan waktunya efisien, tidak sampai 2 menit melakukan transaksi untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan kecelakaan lalin, dan pengesahan STNK, itu semua online,” pungkasnya. (Herly/Rian)







