Bandung, sebelas12.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Syukuran Puncak Ramadhan 1447 Hijriah bertajuk Berbagi Bahagia Ramadhan dengan melibatkan ratusan pekerja sektor informal di Bandung, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Acara yang berlangsung di area parkir kantor BAZNAS Jabar tersebut diikuti sekitar 500 peserta penerima manfaat. Mereka terdiri dari 350 pengemudi ojek online, 50 pengemudi ojek pangkalan, 50 pengamen jalanan, serta 50 peserta cadangan dari masyarakat umum.
Ratusan Pekerja Informal Terima Bantuan dan Layanan Sosial
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menerima berbagai bentuk bantuan dan layanan sosial. Mulai dari santunan paket Kadedeuh Ramadhan, layanan ganti oli gratis bagi pengemudi ojek, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan juga diramaikan dengan penampilan hiburan dari Komunitas Anak Jalanan (KPJ) Jawa Barat yang turut memeriahkan suasana kebersamaan menjelang berbuka puasa.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Anang Djauharuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja sektor informal.
Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup.
“Melalui kegiatan Syukuran Puncak Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita yang bekerja di sektor informal. Zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat,” ujar Anang.
Pemprov Jabar Apresiasi Program BAZNAS
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jawa Barat, Asep Sukmana. Ia menilai kegiatan yang digagas BAZNAS Jabar menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menghadirkan program kemaslahatan masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentu mengapresiasi upaya BAZNAS Jabar yang terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan juga diisi tausyiah oleh Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat, Jamjam Erawan. Dalam tausyiahnya ia mengingatkan pentingnya memuliakan kaum dhuafa serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sesama. Kepedulian terhadap kaum dhuafa, termasuk para pekerja sektor informal, merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus terus kita hidupkan,” ungkapnya.
Peserta Merasakan Manfaat Program
Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Salah satu pengemudi ojek online, Galih Pratama, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain mendapatkan santunan, peserta juga memperoleh layanan ganti oli dan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Kami merasa sangat diperhatikan. Program seperti ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Surya Zaenudin, pengemudi ojek pangkalan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman kebersamaan yang jarang dirasakan oleh pekerja sektor informal.
Melalui kegiatan Syukuran Puncak Ramadhan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Barat berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat. (*Red)












