Bandung, sebelas12.com – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung kembali melahirkan ratusan lulusan baru yang diharapkan mampu menjadi motor perubahan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Sebanyak 391 lulusan dari berbagai program studi resmi diwisuda dalam prosesi yang digelar pada Sabtu 30 Mei 2026.
Momentum wisuda tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga penegasan komitmen USB YPKP Bandung dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing, berinovasi, dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini dituntut menghasilkan lulusan yang mampu memberikan dampak nyata melalui ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kampus Berdampak Jadi Arah Pengembangan USB YPKP
Menurut Didin, konsep Kampus Berdampak menjadi landasan utama pengembangan USB YPKP Bandung dalam menyelaraskan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan kebutuhan bangsa serta dunia industri.
Perguruan tinggi, kata dia, tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas secara akademik, tetapi juga harus mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional melalui pengembangan teknologi, kebijakan publik, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Jadilah alumni yang mampu berkolaborasi lintas disiplin dan lintas bahasa, serta menawarkan gagasan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Didin.
Alumni Diminta Hadir Memberi Solusi
Ketua Yayasan USB YPKP Bandung, Dr. Ricky Agusiady, mengingatkan bahwa kelulusan merupakan awal perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi akademik, kemampuan interpersonal, serta nilai-nilai moral dan spiritual dalam menghadapi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Tidak cukup hanya lulus dan selesai. Ilmu harus diamalkan dan berdampak. Saya berharap para lulusan tidak hanya mempertahankan prestasi keilmuan, tetapi juga mengasah soft skill, keimanan, dan ketakwaan agar terbentuk integritas serta akhlak mulia,” katanya.
Ricky juga mengajak para lulusan untuk tidak gentar menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan perubahan sosial yang berlangsung cepat. Menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi ruang bagi generasi muda terdidik untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusinya.
“Dinamika itu pasti terjadi sebagai efek globalisasi. Jangan panik. Justru di sinilah para alumni harus hadir memberikan solusi dalam percaturan global ini,” ujarnya.
Fokus pada Inovasi, Riset, dan Transformasi Digital
Untuk menjawab tantangan masa depan, USB YPKP Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya penguatan kurikulum berbasis kebutuhan nasional dan industri, peningkatan riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta penguatan tata kelola pendidikan berbasis teknologi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi kampus dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan sekaligus mampu menciptakan inovasi di berbagai sektor.
Pascasarjana Dominasi Jumlah Wisudawan
Dari total 391 lulusan yang diwisuda, Program Pascasarjana menyumbang jumlah terbesar dengan 202 lulusan, terdiri atas 163 Magister Manajemen, 10 Magister Akuntansi, dan 29 Magister Teknik Sipil.
Sementara pada jenjang sarjana, Fakultas Ekonomi meluluskan 71 Sarjana Manajemen dan 15 Sarjana Akuntansi. Fakultas Teknik meluluskan 45 Sarjana Teknik Sipil, 16 Sarjana Teknik Informatika, 7 Sarjana Teknik Elektro, 8 Sarjana Teknik Mesin, serta 3 Sarjana Sistem Informasi.
Adapun Fakultas Sosial meluluskan 16 Sarjana Ilmu Komunikasi dan 8 Sarjana Administrasi Bisnis.
Dengan bekal kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, dan integritas yang ditanamkan selama masa pendidikan, para lulusan USB YPKP Bandung diharapkan mampu menjadi generasi profesional yang tidak hanya sukses secara karier, tetapi juga berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di tingkat lokal, nasional, maupun global. (*Red)











