Bandung, sebelas12.com – bank bjb menunjukkan langkah agresif dalam menggarap pasar pembiayaan berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance). Melalui penerbitan Sustainability Bond Tahap II, bank daerah ini tak sekadar menghimpun dana, tetapi juga mempertegas ambisi ekspansi di sektor ekonomi hijau dan sosial.
Minat Investor Tinggi, Sinyal Kepercayaan Pasar
Permintaan investor yang telah menembus Rp932,4 miliar menjadi indikator bahwa pasar mulai melirik serius instrumen obligasi berkelanjutan. Bagi bank bjb, momentum ini menjadi peluang untuk mempercepat ekspansi pembiayaan di sektor-sektor strategis.
Sustainability Bond Tahap II ini merupakan lanjutan dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) senilai Rp2 triliun. Pada tahap sebelumnya di 2024, instrumen serupa bahkan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 4,66 kali, memperlihatkan tingginya likuiditas sekaligus kepercayaan investor.
Pada edisi terbaru, bank bjb menawarkan dua seri obligasi dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun, serta kupon kompetitif di kisaran 5,45% hingga 6,30%. Skema ini dirancang untuk menjaring investor ritel maupun institusi yang mulai mengalihkan portofolionya ke instrumen berbasis keberlanjutan.
Dari sisi kredibilitas, obligasi ini mengantongi peringkat idAA dari Pefindo dan telah mendapatkan validasi aspek keberlanjutan dari SDGs Hub Universitas Indonesia.
Dana Difokuskan ke Sektor Hijau dan Strategi ESG
Obligasi tersebut akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, memperluas akses investor serta meningkatkan likuiditas di pasar sekunder.
Seluruh dana yang dihimpun akan difokuskan untuk pembiayaan sektor berwawasan lingkungan dan sosial, sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan. Ini mencakup proyek hijau, penguatan UMKM, hingga program berdampak sosial.
Hingga Desember 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank bjb telah mencapai Rp14,3 triliun, menjadi fondasi kuat bagi ekspansi lanjutan.
Selain pembiayaan, bank bjb juga aktif memperkuat strategi mitigasi risiko iklim melalui perdagangan karbon dan pelaksanaan Climate Risk Stress Test (CRST), sebagai bagian dari transformasi menuju bisnis perbankan yang lebih berkelanjutan. (*Red)












