Ekbis  

bank bjb Manfaatkan Event Lari untuk Himpun Dana, Promo Semarang Mountain Race Jadi Umpan Nasabah Baru

bank bjb Manfaatkan Event Lari untuk Himpun Dana, Promo Semarang Mountain Race Jadi Umpan Nasabah Baru

Bandung, sebelas12.com – bank bjb mulai mengoptimalkan event olahraga sebagai instrumen akuisisi dana murah. Lewat promo tiket Semarang Mountain Race 2026, bank ini tak sekadar mendukung sport tourism, tetapi juga mendorong peningkatan dana pihak ketiga (DPK).

Strategi tersebut terlihat dari skema promo yang mensyaratkan penempatan dana nasabah untuk mendapatkan tiket lomba. Artinya, partisipasi dalam ajang lari trail ini dikaitkan langsung dengan produk simpanan bank.

Event yang akan digelar di kawasan Gunung Ungaran, Semarang, pada 10–12 April 2026 ini dinilai menjadi momentum ideal untuk menjaring segmen nasabah aktif dan produktif.

Promo Dibungkus Gaya Hidup, Target Dana Mengendap

Dalam program tersebut, bank bjb menawarkan tiket lari gratis bagi nasabah yang mengikuti skema tabungan maupun deposito seperti bjb Tandamata Rencana dan bjb Tandamata Berjangka.

Tidak hanya itu, skema hold dana juga diterapkan, yang secara tidak langsung mendorong dana mengendap dalam periode tertentu. Model ini umum digunakan perbankan untuk menjaga likuiditas sekaligus meningkatkan loyalitas nasabah.

Kuota promo yang terbatas, yakni hanya 50 tiket, memperkuat kesan eksklusivitas sekaligus menciptakan urgensi bagi calon nasabah.

Bank bjb juga menggarap segmen premium melalui layanan bjb Prioritas. Nasabah pada segmen ini bahkan berpeluang mendapatkan paket lengkap berupa tiket lomba hingga akomodasi hotel.

Seluruh rangkaian lomba akan terpusat di The Wujil Resort & Conventions, yang menjadi titik start dan finish.

Langkah ini menunjukkan bahwa event olahraga tidak lagi sekadar aktivitas branding, melainkan telah menjadi bagian dari strategi pemasaran berbasis pengalaman (experience-based marketing).

Sport Tourism Jadi Kanal Baru Industri Perbankan

Dengan meningkatnya tren gaya hidup sehat, event seperti Semarang Mountain Race kini berkembang menjadi ekosistem sport tourism yang potensial. Perbankan melihat peluang ini sebagai kanal baru untuk menjangkau komunitas dengan daya beli dan aktivitas tinggi.

Selain memperluas basis nasabah, pendekatan ini juga memperkuat citra bank sebagai institusi yang relevan dengan gaya hidup modern.

Di sisi lain, keterlibatan bank dalam event olahraga juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mulai dari pariwisata hingga ekonomi lokal.

Sebagai lembaga keuangan, bank bjb tercatat berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan. (*Red)